Suara.com - Drama transfer Mees Hilgers di FC Twente makin panas!
Bek 24 tahun ini terlihat menonton laga kontra PSV dari tribun pada 17 Agustus 2025, menegaskan bahwa masa depannya di De Grolsch Veste tinggal menunggu waktu.
Pelatih Joseph Oosting tak segan menyatakan hanya ingin bekerja dengan pemain yang benar-benar ingin bermain untuk Twente, sebuah pesan tersirat yang jelas mengarah ke Hilgers.
Keputusan ini memicu spekulasi, akankah Hilgers benar-benar pergi sebelum penutupan jendela transfer 1 September 2025?
Direktur teknis Jan Streuer memastikan keputusan ini disepakati bersama, dan kedatangan Stav Lemkin menjadi antisipasi klub jika Hilgers benar-benar meninggalkan skuad.
Meski masih terikat kontrak, semua pihak seolah siap menerima kepergiannya.
Menurut pengamat sepak bola Stefan Ten Voorde, keputusan Hilgers untuk hengkang dari FC Twente ialah haknya dan pihak klub harus bisa lebih profesional.
“Di Twente, Hilgers sudah menunjukkan sejak tiga tahun terakhir bahwa dia ingin pergi. Itu haknya, tapi klub juga mulai bersiap menghadapi kepastian itu,” ujar Stefan Ten Voorde dalam program De Ballen Verstand di TC Tubantia.
Meskipun saat ini Hilgers masih terikat kontrak, semua pihak tampak siap menerima kepergiannya.
Baca Juga: Bursa Transfer Premier League: Chelsea Curi Fokus Alejandro Garnacho dari Bayern Munich
“Kalau transfer berjalan cepat, bisa saja Hilgers pergi Kamis ini. Ini sepenuhnya keputusan yang dibuat bersama antara pelatih dan direktur teknis,” tambah Ten Voorde.
Di satu sisi, keputusan Oosting untuk menyingkirkan Hilgers dari skuat jadi tanda tanya banyak pihak.
Apakah menyingkirkan Hilgers dari skuad justru merugikan tim, mengingat Twente minim opsi di posisi bek tengah?
“Lemkin tampil di pertandingan pertama, kemudian diganti Bruns, yang malah cetak gol bunuh diri. Padahal masih ada Hilgers di daftar yang sebenarnya bisa bermain dengan baik. Apakah tim sendiri tidak dirugikan dengan tidak menurunkannya?” ungkap jurnalis Belanda, Arno Vermeulen dalam program Studio Voetbal.
Kritik lebih tajam datang dari mantan pemain internasional Belanda, Ibrahim Afellay.
Ia menilai Oosting seharusnya menurunkan Hilgers jika tim membutuhkan poin penting, meski sang pemain ingin hengkang.
“Kalau kamu tidak punya pengganti setara atau lebih baik, dan tim benar-benar butuh poin, kenapa tidak menurunkan pemain yang ada di daftar gaji dan masih bisa membantu?"
"Apalagi keputusan dirtek atau manajer umum seharusnya tidak menghalangi pelatih menurunkan pemain yang meningkatkan peluang kemenangan,” tegas Afellay.
Berita Terkait
-
Bursa Transfer Premier League: Chelsea Curi Fokus Alejandro Garnacho dari Bayern Munich
-
Senyum Mees Hilgers di Tribun, Meski Masa Depannya di FC Twente Suram
-
1 Detik Pascal Struijk ke Villarreal, Cetak Rekor Gila Pemain Keturunan Indonesia
-
Pemain Keturunan Liga Inggris Bahas Timnas Indonesia, Ngaku Punya Sahabat di Skuad Garuda
-
Kasih Kode Mau Gabung Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders Singgung Patrick Kluivert
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026