- Jaksa independen KNVB menyatakan Dean James tidak bersalah dalam kasus "Pasporgate" terkait status kewarganegaraannya.
- Keputusan ini memungkinkan James untuk kembali bermain bersama Go Ahead Eagles setelah sempat dibekukan sementara oleh klub.
- Meskipun dinyatakan tidak memenuhi syarat bermain sejak menjadi WNI, tidak ada unsur kesengajaan dalam pelanggaran administratif tersebut.
Suara.com - Bek kiri andalan Timnas Indonesia, Dean James, akhirnya bisa bernapas lega setelah kasus "Pasporgate" yang menimpanya menemui titik terang.
Jaksa independen dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) secara resmi menyatakan sang pemain tidak bersalah.
Keputusan ini sekaligus membuka kembali jalan bagi James untuk merumput bersama klubnya, Go Ahead Eagles, di kompetisi Eredivisie.
Sebelumnya, pemain bertahan tersebut sempat dibekukan sementara dari skuad akibat masalah administratif terkait perubahan status kewarganegaraannya.
Kasus yang sempat menyita perhatian luas publik sepak bola Belanda dan Indonesia ini bermula saat James tampil selama 75 menit melawan NAC Breda.
Belakangan terungkap bahwa status bermainnya tidak memenuhi syarat karena terbentur masalah izin kerja.
Persoalan ini muncul setelah sang pemain resmi mengubah kewarganegaraannya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025.
Berdasarkan hukum Belanda, status barunya sebagai WNI secara otomatis membuatnya kehilangan status sebagai warga negara Belanda.
Dampaknya sangat signifikan, di mana James kini berstatus sebagai pemain non-Uni Eropa yang wajib mengantongi izin kerja khusus untuk bisa bermain.
Baca Juga: Momen Bersejarah! Assist Perdana Claudia Scheunemann di Eropa, Bantu FC Utrecht Menang 3-0
Sayangnya, baik sang pemain maupun pihak klub dilaporkan tidak menyadari konsekuensi hukum dari perubahan status tersebut.
Kasus ini pertama kali mencuat ke permukaan setelah dibahas dalam sebuah acara podcast olahraga populer, De Derde Helft.
Informasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh klub NAC Breda untuk mengajukan keberatan resmi atas partisipasi ilegal James di laga tersebut.
Meskipun begitu, pihak KNVB sejak awal telah menegaskan bahwa pertandingan yang dipermasalahkan tidak akan diulang sama sekali.
Fokus utama dari proses investigasi yang berjalan diarahkan murni pada aspek administratif, bukan pada hasil akhir pertandingan.
Jaksa independen yang menangani kasus ini akhirnya memastikan bahwa tidak ada unsur pelanggaran yang disengaja dalam insiden tersebut.
Berita Terkait
-
NAC Breda Dilaporkan Tak Terima Usai Dean James Lolos dari Sanksi KNVB
-
Titik Terang Skandal Paspoortgate, KNVB Tidak Sanksi Dean James dan Go Ahead Eagles
-
Skandal Paspor Gate, Pemain Keturunan 'Kena Tipu' Proyek Naturalisasi Timnas Indonesia?
-
Maarten Paes Dituding Biang Kerok Buruknya Skema Build-up AFC Ajax
-
Media Belanda Salahkan Fardy Bachdim di Skandal Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top