- Kapten Persija, Rizky Ridho, mengenakan pita hitam sebagai bentuk empati dan kepedulian
- Latar belakang aksi pita hitam Rizky Ridho
- Kemenangan Persija atas Dewa United
Suara.com - Persija Jakarta sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Dewa United FC dalam laga BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Jumat (29/8) malam.
Pada laga ini, kapten Persija, Rizky Ridho tampak kenakan pita hitam di lengannya. Aksi Ridho ini mendapat respon positif dari publik.
Sebelum kenakan pita hitam di laga melawan Dewa United, Rizky Ridho di postingan Instastory akun miliknya juga unggah keprihatinan terhadap situasi sosial saat ini.
Menurut pelatih Persija, Mauricio Souza, Rizky Ridho punya alasan kuat kenakan pita hitam.
Pelatih asal Brasil itu mengatakan bahwa aksi Ridho itu sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap situasi saat ini.
“Dia lagi merasa tidak enak dengan apa yang terjadi di Indonesia. Ridho sangat sedih dengan apa yang terjadi,” ujar Souza usai pertandingan.
Seperti diketahui, kondisi Jakarta dan sejumlah kota besar belakangan ini sedang tidak kondusif.
Gelombang demonstrasi besar terjadi di berbagai titik sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah dan wakil rakyat. Tragisnya, aksi tersebut menelan korban jiwa.
Seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan (21) meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis aparat saat pembubaran massa di Jakarta, Kamis (28/8) malam.
Baca Juga: Rieke Diah Pitaloka Minta Prabowo Tuntaskan Kasus Affan Kurniawan: Satu Nyawa Sangat Berharga
Tragedi itu memicu duka mendalam sekaligus kemarahan publik, termasuk kalangan pesepak bola.
Persija Jakarta mencuri kemenangan 3-1 di markas Dewa United, pada pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Serang, Jumat.
Kemenangan itu membawa Persija kembali memuncaki klasemen sementara Super League dengan 10 poin, sedangkan Dewa tertahan di posisi ke-14 dengan tiga poin.
Maxwell membuka keunggulan Persija melalui golnya pada menit ke-30, sebelum Alexis Messidoro menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk Dewa berkat golnya pada menit ke-51.
Macan Kemayoran merestorasi keunggulan melalui gol Vanbasty Sousa pada menit ke-63, dan Allano de Souza menutup pesta Persija melalui golnya pada menit ke-94.
Berita Terkait
-
Rieke Diah Pitaloka Minta Prabowo Tuntaskan Kasus Affan Kurniawan: Satu Nyawa Sangat Berharga
-
Pecah Rusuh di Tiap Kota, Bagaimana Nasib Super League 2025/2026?
-
Bukan Cuma Buat Demo! Terungkap Fungsi Mengerikan Rantis Brimob yang Lindas Ojol Affan Kurniawan
-
Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Kenneth PDIP: Hilangnya Satu Nyawa jadi Pengingat Kita Semua!
-
Keluarga Affan Kurniawan Beberkan Janji Kapolri, Siap Ambil Jalur Hukum?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi