- Rieke Diah Pitaloka datang ke pemakaman Affan Kurniawan
- Rieke Diah Pitaloka minta maaf sebagai wakil rakyat
- Rieke Diah Pitaloka minta Prabowo Subianto tuntaskan kasus kematian Affan Kurniawan
Suara.com - Rieke Diah Pitaloka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia. Permintaan maaf itu disampaikan saat ia datang ke pemakaman Affan Kurniawan.
Rieke Diah Pitaloka mengatakan, permintaan maaf itu hadir lantaran ia dan kawan-kawannya yang menjadi anggota DPR belum maksimal bekerja.
"Untuk seluruh rakyat Indonesia, saya mohon maaf, ya. Setidaknya saya sebagai wakil rakyat saya mohon maaf jika banyak perjuangan belum selesai begitu," ucap Rieke di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Lebih lanjut, bintang sitkom "Bajaj Bajuri" ini menegaskan bahwa insiden tragis yang menimpa Afan bukanlah sebuah kejadian yang berdiri sendiri.
Menurutnya, kasus ini puncak dari masalah yang jauh lebih besar dan sudah lama terpendam di bawah permukaan.
"Karena kasus-kasus seperti ini... karena kasus-kasus seperti ini bukan hanya terjadi pada malam tadi ya, tapi sebetulnya ini ibarat gunung es," jelasnya.
Analogi "gunung es" yang ia gunakan mengisyaratkan adanya rentetan peristiwa serupa atau potensi masalah lain yang belum terungkap ke publik.
Sebagai langkah konkret, politisi berusia 51 tahun itu juga mendorong institusi segera mengambil tindakan.
"Supaya kasus kematian Affan kita minta usut tuntas dan pihak Kepolisian Republik Indonesia," kata Rieke Diah Pitaloka.
Baca Juga: Pecah Rusuh di Tiap Kota, Bagaimana Nasib Super League 2025/2026?
Rieke Diah Pitaloka bahkan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk bergerak menyelesaikan kasus ini.
"Saya meminta juga kepada Presiden Prabowo Subianto, karena bagi... bagi saya, saya tidak tahu bagi yang lain, satu nyawa rakyat itu sangat berharga," ucapnya.
Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada momen demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.
Keberadaannya di sana bahkan bukan untuk demonstrasi, tapi bekerja mengantar pesanan ke pembeli.
Anggota Brimob yang berada di dalam rantis merasa terkepung massa. Sehingga si sopir fokus menyelamatkan diri tanpa memandang siapa yang berada di depan.
"Saya tidak mengerti posisi orang, karena saya tidak memperhatikan orang kanan kiri, Pak. Saya tidak memperhatikan atau siapa-siapa," ujar sopir.
"Jadi, saya hantam saja. Karena kalau tidak selesai, Pak, sudah. Massa penuh, Pak," tambah dia.
Kemarahan massa bukan tanpa sebab, mereka hanya ingin aspirasi didengar anggota DPR. Tapi hasilnya nihil.
Ironisnya, baru setelah Affan Kurniawan meninggal, beberapa mereka hadir menyampaikan pesan duka.
Berita Terkait
-
Siapa 'Tamu Tak Diundang' yang Disinggung Prabowo dalam Pidatonya?
-
Banyak Penyalahgunaan! Zulhas Minta Sebulan Bereskan MBG Sebelum Lapor Prabowo
-
Lawan Isu 'Dalang Kerusuhan' Demo Agustus, PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik ke PN Jaksel
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim
-
Kapal Tenggelam di Selayar Angkut 74 Penumpang
-
Novel Ketika Senja Jatuh di Nara: Kisah Keserakahan dan Luka Masa Lalu
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Minyak Rusia Masuk Cadangan Energi RI, Pemerintah Siapkan Tameng Hadapi Gejolak Pasokan Global
-
Di Balik Layar Kaca: Rahasia Mengapa Kita Merasa Hampa Meski Selalu Terkoneksi