- Andre Rosiade menegaskan Patrick Kluivert harus mundur bila gagal loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
- Garuda bersaing di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak pada babak keempat kualifikasi.
- Andre tetap mendukung penuh jika Kluivert sukses membawa Indonesia mencatat sejarah di Piala Dunia.
Suara.com - Penasihat Semen Padang sekaligus anggota DPR RI, Andre Rosiade, melontarkan peringatan keras kepada pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Ia ingin sang pelatih mundur jika gagal.
Nasib arsitek asal Belanda itu akan sangat ditentukan oleh hasil Garuda dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Andre menegaskan, Kluivert harus berani mengambil sikap bila gagal membawa Timnas Indonesia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
"Pesan saya hanya satu kepada Patrick Kluivert. Kalau Anda gagal saran saya Anda mundur sebelum dipecat oleh federasi," ujar Andre kepada awak media, Sabtu (31/8/2025).
Saat ini Timnas Indonesia masih berjuang di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Garuda tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak. Hanya juara grup yang berhak lolos otomatis ke putaran final, sementara posisi runner-up akan mengantarkan tim ke babak kelima.
Jika menjadi juru kunci, peluang Indonesia dipastikan tertutup.
"Iya, di putaran keempat kalau Timnas Indonesia gagal, seharusnya Patrick Kluivert, kalau dia punya malu, dia gagal sendiri," ucap Andre.
Patrick Kluivert ditunjuk pada awal tahun 2025 untuk menggantikan Shin Tae-yong yang sebelumnya dihentikan PSSI. Pelatih berusia 49 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua tahun.
Baca Juga: Huru-hara di Indonesia, Jay Idzes Ikut Terdampak
Meski begitu, Andre menegaskan dukungannya kepada Kluivert apabila mampu membawa Garuda terbang tinggi.
“Kalau dia sukses meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, terserah Pak Erick mau kasih kontrak sepuluh tahun atau seumur hidup, terserah, saya mendukung saja,” imbuh Andre.
Namun, ia menegaskan tidak akan memberi toleransi bila Garuda gagal.
“Namun, jika Timnas Indonesia tidak lolos ke Piala Dunia 2026, mohon maaf, jika bisa dipecat,” tegas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang
-
Cerita Pemain Keturunan Bikin Cristiano Ronaldo Naik Pitam Gegara Hal Sepele
-
Prediksi Timnas Indonesia Bakal Main di Stadion Mana di Piala Asia 2027
-
Buntut Kekalahan Memalukan Liverpool, Arne Slot Didesak Tendang Cody Gakpo