- Calvin Verdonk resmi bergabung dengan LOSC Lille, klub Liga Prancis.
- Patrick Kluivert, pelatih Timnas, berperan penting dalam kepindahan Verdonk.
- Verdonk adalah pemain Indonesia pertama yang bermain di Ligue 1.
Suara.com - Calvin Verdonk resmi meninggalkan NEC Nijmegen untuk memulai petualangan baru bersama LOSC Lille di Ligue 1 Prancis.
Kepindahan ini menjadi sorotan besar karena Verdonk bukan hanya pemain asal Indonesia pertama yang tampil di Ligue 1, tetapi juga pemain Asia pertama dalam sejarah LOSC Lille.
Pemain berusia 28 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama klub yang pernah meraih gelar juara Liga Prancis musim 2020-2021.
Dalam wawancara dengan media internal klub, Verdonk mengungkapkan bahwa peran pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sangat penting dalam keputusannya menerima tawaran Lille.
"Saya berbicara dengan Patrick Kluivert tentang LOSC, dan dia hanya memberi tahu saya hal-hal positif tentang klub ini. Dia masih punya teman di sini," kata Verdonk dikutip dari laman resmi LOSC Lille.
Menurut Verdonk, dirinya sudah mengenal LOSC Lille sebelum melakukan transfer, dan merasa sangat bangga bisa menjadi bagian dari tim yang memiliki sejarah dan reputasi besar di Eropa.
"Saya sangat bangga bergabung dengan LOSC. Saya jelas sudah mengenal klub ini sebelum bergabung."
Bek kiri Timnas Indonesia ini juga menegaskan bahwa ambisinya bersama Lille adalah berkembang sebagai pemain sekaligus pribadi, serta memiliki mimpi untuk mengangkat trofi bersama klub barunya.
Calvin Verdonk juga mengaku tidak sabar menjalani debutnya di Ligue 1 bersama LOSC Lille, sekaligus ingin segera menyapa para pendukung klub yang dikenal sangat fanatik.
Baca Juga: Patrick Kluivert Ucap Cerita Ini, Calvin Verdonk Mantap ke Lille
LOSC Lille mengumumkan kedatangan Verdonk secara resmi pada Senin, 1 September 2025 malam WIB, melalui akun media sosial klub.
"LOSC hari ini mengumumkan perekrutan Calvin Verdonk. Bek internasional Indonesia dari NEC Nijmegen ini telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, hingga 2028," tulis LOSC.
Transfer ini menjadi catatan penting bagi sepak bola Indonesia karena untuk pertama kalinya ada pemain Timnas yang merumput di kasta tertinggi sepak bola Prancis.
Tidak hanya itu, kiprah Verdonk juga membuka jalan bagi pemain Asia lainnya untuk membuktikan diri di kompetisi Eropa yang sangat kompetitif.
Kehadiran Verdonk di LOSC Lille tentu diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan klub sekaligus memberi warna baru dalam skuad asuhan pelatih klub asal Prancis tersebut.
Bagi Timnas Indonesia, kepindahan ini menjadi nilai tambah karena pemainnya kini bermain di salah satu liga top Eropa yang akan meningkatkan pengalaman internasionalnya.
Dengan pengalaman di Eredivisie Belanda bersama NEC Nijmegen dan dukungan dari Patrick Kluivert, Verdonk diyakini bisa cepat beradaptasi dengan ritme Ligue 1 yang lebih intens.
Langkah besar Calvin Verdonk ini sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia untuk terus berjuang menembus kompetisi elite Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026