Bola / Bola Dunia
Selasa, 09 September 2025 | 07:46 WIB
Daniel Maldini, putra dari legenda Italia Paolo Maldini, masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-88 di laga melawan Israel [Tangkap layar X]

Meski begitu, pelatih Gennaro Gattuso tetap menunjukkan keberanian dengan merotasi beberapa pemain dan memberi kesempatan bagi wajah baru.

Menurutnya, regenerasi penting agar Italia bisa menjaga keseimbangan tim sekaligus menatap masa depan.

Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan sempurna Gattuso sejak ditunjuk sebagai pelatih Italia.

Setelah sebelumnya menghajar Estonia 5-0, kini Azzurri sudah mengoleksi enam poin dari dua laga awal kualifikasi.

Italia menempati posisi kedua klasemen sementara grup, hanya kalah dari Norwegia.

Namun, di balik hasil positif itu, Gattuso tak menutup mata terhadap kelemahan tim. Ia menilai lini belakang masih terlalu rapuh karena kebobolan empat gol dari Israel.

“Kami gila karena bisa cetak lima gol, tapi juga memberi lawan empat gol konyol. Itu tidak boleh terulang jika ingin meraih sesuatu yang besar,” tegasnya.

Bagi Maldini, kesempatan debut di laga penuh drama ini menjadi pengalaman berharga.

Ia percaya atmosfer positif di ruang ganti akan menjadi modal besar bagi Italia ke depan.

Baca Juga: Lini Belakang Italia Gampang Ditembus, Gattuso: Rasanya Mau Mati

Kontributor: Adam Ali

Load More