Bola / Bola Indonesia
Selasa, 09 September 2025 | 15:00 WIB
Mantan pemain AC Milan, Mark van Bommel saat ini menjadi pelatih PSV Eindhoven. (MARCO BERTORELLO / AFP)
Baca 10 detik
  • Suara.com - FC Twente prioritaskan efisiensi staf daripada nama besar.

  • Mark van Bommel gagal penuhi kriteria manajemen klub.

  • Kandidat lain lebih realistis dan siap memimpin tim.
[batas-kesimpulan]

Mees Hilgers gagal dilatih orang hebat di Liga Eropa. Klub Eredivisie, FC Twente, menolak tawaran Mark van Bommel menjadi pelatih baru.

Permintaan Van Bommel membawa empat asisten dianggap terlalu berlebihan oleh manajemen klub.

Pakar sepak bola Belanda, Valentijn Driessen, menilai langkah tersebut tidak masuk akal.

“Asisten tidak membuatmu juara. Jadi permintaan Van Bommel membawa empat asisten itu benar-benar konyol,” tegas Driessen.

Satu atau dua asisten dianggap wajar, tapi membawa rombongan staf lengkap jelas berlebihan.

Kritik Terhadap Permintaan Staf

Driessen menekankan bahwa Van Bommel tidak sebanding dengan permintaan tersebut.

Baca Juga: Bakal Bersinar? Mees Hilgers Akan Dilatih Eks Barcelona, Bayern dan AC Milan

“Ini bukan FC Barcelona. Mereka tidak memiliki skuad 40 pemain. Jadi apa urusannya dengan membawa empat asisten? Benar-benar tidak masuk akal,” jelasnya.

Fakta ini menunjukkan Van Bommel belum menunjukkan konsistensi besar di karier kepelatihannya.

Timing negosiasi pun dinilai terlalu mepet oleh pihak Twente.

Direktur teknis FC Twente, Jan Streuer, ingin segera memperkenalkan pelatih pengganti Joseph Oosting.

Kandidat Alternatif Pelatih

Penolakan terhadap Van Bommel membuka peluang untuk kandidat lain di FC Twente.

Load More