Jurnalis De Telegraaf menyebut empat nama kandidat realistis dan sesuai kondisi klub.
Rogier Meijer dari Bayer Leverkusen, René Hake asisten Feyenoord, Dick Lukkien FC Groningen, dan John van den Brom tanpa klub.
Keempat kandidat dianggap lebih efisien dan cocok dengan struktur finansial klub.
Keputusan ini menunjukkan manajemen Twente fokus pada keseimbangan finansial dan efisiensi staf.
Tantangan Awal Musim
Twente hanya mengumpulkan tiga poin dari empat laga awal musim.
Klub membutuhkan pelatih yang cepat beradaptasi tanpa tuntutan staf tambahan.
Driessen menilai penolakan Van Bommel juga menjadi pesan tegas kepada pelatih lain.
FC Twente ingin pelatih fokus membangun tim, bukan fasilitas pribadi berlebihan.
Baca Juga: Bakal Bersinar? Mees Hilgers Akan Dilatih Eks Barcelona, Bayern dan AC Milan
Manajemen menegaskan pentingnya efisiensi staf untuk menghindari beban ekstra di awal musim.
Profil Mark van Bommel
Mark van Bommel adalah mantan pemain dan pelatih asal Belanda yang kini di Royal Antwerp.
Lahir pada 22 April 1977, Van Bommel dikenal sebagai gelandang bertahan tangguh dan ahli tendangan bebas.
Kariernya dimulai di RKVV Maasbracht, lalu Fortuna Sittard sebelum bergabung dengan PSV pada 1999.
Di PSV, ia meraih empat gelar Eredivisie, dua Johan Cruyff Shield, dan dua kali Pemain Terbaik Belanda.
Van Bommel juga sukses di Barcelona dan Bayern Munich, meraih La Liga, Liga Champions, dan dua Bundesliga.
Karier Internasional dan Kepelatihan
Van Bommel mengumpulkan 79 caps untuk tim nasional Belanda antara 2000-2012.
Ia bermain di Piala Dunia 2006, 2010, dan Euro 2012, runner-up di Piala Dunia 2010.
Setelah pensiun, ia menjadi asisten pelatih Bert van Marwijk dan kemudian kepala pelatih PSV, Wolfsburg, dan Royal Antwerp.
Di Royal Antwerp, Van Bommel meraih gelar ganda Belgian Pro League dan Belgian Cup 2022-2023.
Permintaan staf yang berlebihan di FC Twente dinilai tidak sebanding dengan pengalaman kepelatihannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela