Suara.com - Harapan besar sempat menyelimuti sepak bola Indonesia ketika Patrick Kluivert resmi menjadi pelatih Timnas pada Januari 2025.
Publik optimistis naturalisasi akan membawa lebih banyak darah segar bagi skuad Garuda, apalagi sejumlah nama seperti Emil Audero, Dean James, Joey Pelupessy, Miliano Jonathans, hingga Mauro Zijlstra berhasil bergabung lewat jalur sah.
Namun, realita berbicara lain. Tak semua pemain yang pernah dikaitkan bisa benar-benar memperkuat Merah Putih.
Beberapa nama besar akhirnya dipastikan batal dinaturalisasi karena berbagai alasan.
1. Tijjani Reijnders
Sejak awal, gelandang Manchester City itu sudah menutup pintu untuk Indonesia.
Reijnders memilih fokus ke Timnas Belanda dan kini telah mengoleksi 23 caps plus empat gol bersama Oranje.
2. Thijs Dallinga
Nama striker Bologna ini sempat ramai dibicarakan. Namun isu keturunan Indonesia ditepis pengamat Justin Lhaksana, yang menyebut kabar naturalisasi Dallinga hanya hoaks.
Baca Juga: Soal Kiper Nomor 1 Timnas Indonesia, Pengamat: Maarten Paes Bagus, Tapi Emil Audero Lebih Bagus
3. Jairo Riedewald
Eks pemain Ajax dan Crystal Palace ini juga batal memperkuat Indonesia.
Alasannya jelas: ia sudah tampil lebih dari tiga kali bersama Timnas Belanda U-21 di ajang resmi, yang membuat pintu naturalisasi tertutup.
4. Ian Maatsen
Bek kiri Aston Villa tersebut mengalami kasus serupa. Ia sudah punya lebih dari tiga caps bersama Belanda U-21 dan bahkan pernah membela tim senior, sehingga tidak memenuhi aturan FIFA untuk berpindah asosiasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!