- Jika dibiarkan leluasa, Alkhaibari bisa mendikte tempo permainan sesuai keinginan timnya.
- Selain Tambakti, Arab Saudi juga memiliki bek kiri muda berbakat, Moteb Al-Harbi.
- Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak.
Kemampuannya menjaga lini pertahanan akan menjadi tantangan besar bagi lini serang Indonesia.
Jika Garuda ingin menembus pertahanan Arab Saudi, mereka harus menyiapkan strategi khusus menghadapi Tambakti.
Ancaman dari Bek Kiri Muda, Moteb Al-Harbi
Selain Tambakti, Arab Saudi juga memiliki bek kiri muda berbakat, Moteb Al-Harbi.
Meski hanya bermain 45 menit melawan Ceska, performanya tetap mencuri perhatian.
Ia mampu mencatat akurasi umpan hingga 84 persen dan meraih rating 7,0.
Al-Harbi aktif membantu transisi serangan sekaligus disiplin menjaga area sayap.
Pergerakan cepatnya bisa menjadi ancaman bagi sektor kanan pertahanan Timnas Indonesia.
Abdullah Alkhaibari, Motor di Lini Tengah
Baca Juga: Cetak 2 Gol di Bangkok United, Pemain Keturunan Solo: Saya Terbuka Bela Timnas Indonesia
Nama lain yang tak kalah berbahaya adalah Abdullah Alkhaibari, gelandang Al-Nassr.
Dalam laga uji coba terakhir, Alkhaibari bermain penuh dengan konsistensi tinggi.
Ia menorehkan akurasi umpan 89 persen, empat intersep, lima recovery, serta dua tekel bersih.
Perannya di lini tengah membuat distribusi bola Arab Saudi berjalan efektif dan rapi.
Jika dibiarkan leluasa, Alkhaibari bisa mendikte tempo permainan sesuai keinginan timnya.
Persiapan Timnas Indonesia
Kehadiran tiga pemain ini menjadi indikasi kekuatan Arab Saudi di semua lini.
Tambakti kokoh di pertahanan, Al-Harbi agresif di sayap, dan Alkhaibari dominan di lini tengah.
Timnas Indonesia dituntut tampil disiplin serta fokus penuh agar bisa mengimbangi mereka.
Hanya dengan organisasi permainan yang solid, Garuda berpeluang menahan gempuran lawan.
Pertandingan pada 8 Oktober 2025 dipastikan berlangsung dengan tensi tinggi dan atmosfer menegangkan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T