-
Patrick Kluivert tidak memanggil sejumlah pemain bintang dengan total nilai pasar Rp153,84 miliar
- Nama besar seperti Mees Hilgers, Asnawi, Arhan, hingga Marselino masuk daftar “skuad terbuang”
-
Banyak dari mereka sebelumnya pilar utama Timnas era Shin Tae-yong
Suara.com - Keputusan pelatih Patrick Kluivert dalam memilih 28 pemain untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026 rupanya telah 'membuang' sebuah skuad mewah yang jika ditotal memiliki nilai pasar fantastis, mencapai Rp 153,84 miliar.
PSSI telah resmi merilis daftar panggil untuk laga krusial melawan Arab Saudi dan Irak di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meskipun sebagian besar nama merupakan wajah-wajah yang tampil di FIFA Matchday September, beberapa perubahan signifikan sontak menjadi sorotan.
Berdasarkan unggahan dari Instagram Transfermarkt Indonesia, jika para pemain bintang yang tidak dipanggil ini digabungkan menjadi satu tim, nilainya akan sangat luar biasa.
Di posisi penjaga gawang ada nama Nadeo Argawinata (Rp5,6 M). Ia tersisih dari skuad Garuda karena Emil Audero, Maarten Paes, serta Ernando Ari.
Lini pertahanan diisi oleh kuartet yang sangat mahal. Di sana ada Pratama Arhan (Rp3,43 M), Elkan Baggott (Rp3,48 M), dan Asnawi Mangkualam (Rp7,82 M). Namun, nilai paling fantastis datang dari Mees Hilgers yang banderolnya seorang diri mencapai Rp112,98 miliar.
Di sektor tengah, trio gelandang dinamis yang ditepikan juga memiliki nilai yang tidak sedikit.
Ada Ivar Jenner (Rp5,21 M), Witan Sulaeman (Rp4,78 M), dan Marselino Ferdinan (Rp2,61 M).
Sementara itu, lini serang 'skuad terbuang' ini diisi oleh trisula muda potensial yaitu Rafael Struick (Rp2,61 M), Hokky Caraka (Rp3,48 M), dan Adrian Wibowo (Rp1,74 M).
Baca Juga: Harg Pasar Pemain Timnas Indonesia di Eropa, Siapa Tertinggi?
Ironisnya banyak dari nama-nama di atas merupakan pilar dan andalan utama di era kepelatihan Shin Tae-yong.
Nama-nama seperti Struick, Marselino, Witan, Jenner, Arhan, dan Asnawi adalah wajah-wajah yang sebelumnya hampir tak tergantikan.
Berita Terkait
-
Pelatih Timnas Indonesia Bertemu Calon Penerus Joey Pelupessy di Belanda
-
FC Dallas Beri Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Maarten Paes Sembuh dari Cedera
-
Media Vietnam Prediksi Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
PSSI Minta Tambahan 6 Ribu Tiket Saat Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi
-
Borong 3 Penghargaan di Liga Belanda, Kenapa Tim Geypens Belum Dipanggil ke Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair