-
Arif Aiman Hanapi mencatat sejarah sebagai pemain Malaysia pertama yang masuk nominasi Pemain Terbaik AFC 2025.
-
Musim gemilang bersama JDT dan Timnas Malaysia membuatnya bersaing dengan Akram Afif (Qatar) dan Salem Al Dawsari (Arab Saudi).
-
Pemenang akan diumumkan pada gala AFC Annual Awards di Riyadh, 16 Oktober 2025, dengan total 20 kategori penghargaan.
Suara.com - Arif Aiman Hanapi mencatat sejarah dengan masuk dalam daftar nominasi Pemain Terbaik AFC 2025. Winger Johor Darul Ta'zim (JDT) berusia 23 tahun itu menjadi pemain Malaysia pertama yang pernah bersaing memperebutkan penghargaan bergengsi di level Asia.
Musim 2024/2025 menjadi salah satu yang paling gemilang bagi Arif. Ia mencetak lima gol dan membantu JDT menembus babak 16 besar Asian Champions League Elite (ACLE).
Di level domestik, ia juga berperan besar dalam keberhasilan JDT meraih treble, sekaligus menjadi pilar penting Timnas Malaysia dalam upaya lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Dalam perebutan gelar Pemain Terbaik AFC, Arif akan bersaing dengan dua nama besar, yakni Akram Afif asal Qatar yang memburu gelar ketiga sepanjang kariernya, serta Salem Al Dawsari dari Arab Saudi yang sebelumnya memenangkan penghargaan pada 2022.
Al Dawsari tampil impresif musim ini dengan membawa Al Hilal SFC melaju ke semifinal ACLE sekaligus menjadi top skor dengan 10 gol.
Pengumuman pemenang akan dilakukan dalam acara gala AFC Annual Awards yang digelar pada 16 Oktober di King Fahd Cultural Center, Riyadh, Arab Saudi.
Malam penghargaan ini mencakup 20 kategori, termasuk Pemain Internasional Asia Terbaik, Pemain Muda Terbaik, Pelatih Terbaik, hingga penghargaan untuk pengembangan sepak bola akar rumput.
Acara akan dimulai pukul 19.00 WIB dan dapat disaksikan langsung melalui kanal YouTube resmi AFC serta berbagai platform digital.
Baca Juga: Pratama Arhan Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Cuma Nonton Bangkok United Dibantai Eks Klub Jordi Amat
Tag
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Habis Jatuh Tertimpa Tangga, Cuma Nonton Bangkok United Dibantai Eks Klub Jordi Amat
-
2 Hal Paling Merugikan Timnas Indonesia Menuju Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Bakal Dinaturalisasi, Bergson da Silva Pecahkan Rekor Liga Malaysia
-
Ronde Keempat Babak Kualifikasi dan Jaminan Ketangguhan Pertahanan Terakhir dari Emil Audero
-
Pasangkan Duet Wasit Ma Ning dan Sivakorn Pu-Udom, Tanda-Tanda AFC Tak Berpihak kepada Indonesia?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair