-
Nadeo Argawinata kembali ke Timnas Indonesia setelah performa impresif bersama Borneo FC.
-
Patrick Kluivert memuji kualitas Nadeo sebagai kiper, menciptakan persaingan sehat.
-
Nadeo akan membantu Timnas Indonesia hadapi Arab Saudi dan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Performa cemerlang Nadeo Argawinata bersama Borneo FC di liga domestik kembali menarik perhatian pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, yang menyambut gembira kehadiran kiper berusia 28 tahun ini.
Kembalinya Nadeo ke skuad Garuda terjadi dalam momen krusial, di mana penjaga gawang utama Emil Audero terpaksa menepi karena masalah cedera.
Situasi ini secara otomatis membuka kesempatan emas bagi Nadeo untuk membuktikan kualitasnya di level internasional, meskipun ia harus menghadapi tantangan persaingan ketat dengan Maarten Paes dan Ernando Ari.
Pemanggilan sang kiper sekaligus menjadi pengakuan atas penampilan konsistennya bersama klub berjuluk Pesut Etam, yang kini bertengger di puncak klasemen Super League musim ini.
Borneo FC memang menunjukkan dominasi luar biasa dengan mengumpulkan 18 poin sempurna dari enam pertandingan, sebuah rekor kemenangan 100 persen yang belum terpecahkan.
Pilar Pertahanan Terbaik di Kompetisi
Catatan pertahanan klub asal Samarinda tersebut sangat menonjol, karena gawang mereka sejauh ini hanya kebobolan total tiga gol, menjadikannya lini pertahanan terbaik di antara kontestan Super League.
Kehadiran Nadeo di antara pilihan penjaga gawang Garuda disambut positif oleh Patrick Kluivert, yang merasa lini pertahanan Timnas Indonesia akan tetap terjamin kekuatannya.
Kluivert secara eksplisit memberikan pernyataan mengenai penambahan pemain di posisi krusial tersebut.
Baca Juga: Hadapi Timnas Indonesia, Penyerang Arab Saudi: Dengan Izin Allah Kami akan Raih Poin Penuh
"Ya, Emil (Audero) absen. Maarten tentu saja ikut," kata Kluivert dalam keterangannya.
"Tapi Nadeo Argawinata, yang tampil sangat baik di Borneo FC juga dipanggil. Mereka di posisi pertama klasemen, dan itu bagus untuk posisi kompetisi di kiper," jelasnya.
Pujian dari sang pelatih legendaris Belanda tersebut menegaskan bahwa kualitas kiper dari Borneo FC ini diakui sebagai salah satu yang terbaik di kompetisi saat ini.
Kesempatan Kedua di Ajang Internasional
Walaupun memiliki rekam jejak 24 penampilan bersama Timnas Indonesia, penampilan terakhir Nadeo terjadi dua tahun silam, tepatnya saat Garuda mengalami kekalahan 1-5 dari Irak.
Momen comeback Nadeo bertepatan dengan persiapan Timnas Indonesia menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?
-
John Herdman In! Berpeluang Gaet Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia?
-
Real Madrid Pecat Xabi Alonso? Anak Carlo Ancelotti Jadi Kandidat Pengganti
-
Antara Jay Idzes, Sassuolo dan Juventus