-
Pemerintah Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat menggelar doa bersama untuk mendukung perjuangan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
-
Kediri memiliki ikatan dengan Maarten Paes, karena nenek sang kiper lahir di Pare, Kabupaten Kediri.
-
Patrick Kluivert menegaskan tim harus percaya diri dan tenang menghadapi Arab Saudi tanpa menunjukkan rasa takut.
Suara.com - Perjuangan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 mendapatkan dukungan masif dari publik Tanah Air, bahkan Pemerintah Kabupaten Kediri mengeluarkan himbauan melakukan doa bersama.
Sebagai informasi, Kabupaten Kediri secara tidak langsung adalah kampung halaman bagi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.
Sebab sang nenek lahir di Pare pada 20 Maret 1940. Ikatan tersebut membuat kiper FC Dallas kemudian memilih gabung skuad Garuda.
Kini Maarten Paes dan rekan-rekan akan berjuang menciptakan sejarah yaitu meloloskan Timnas Indonesia ke panggung dunia.
Tim Merah Putih dijadwalkan melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) dini hari WIB, lalu tiga hari berselang menghadapi Irak.
Nah, jelang melawan Arab Saudi muncul dukungan jalur langit dari Tanah Air. Dari laporan X @mafiawasit, Pemerinta Kabupaten Kediri mengeluarkan surat himbauan.
Perihal surat himbauan tersebut adalah doa bersama untuk mendukung Timnas Indonesia.
"Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan mendoakan Timnas Sepak Bola Indonesia menuju Piala Dunia 2026. Berkaitan dengan hal tersebut, mengharap bantua Saudara Camat untuk memerintahkan Kepala Desa agar menghimbau masyarakat melakukan doa bersama melalui pengurus tempat ibadah (Takmir masjid/mushola, majelis gereja, wihara, dan pura)," isi dalam himbauan tersebut.
Adapun pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert menegaskan dirinya sama sekali tidak merasa takut jelang laga perdana putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B melawan Arab Saudi.
Baca Juga: Patrick Kluivert Andalkan Mentalitas Eropa saat Timnas Indonesia Tantang Arab Saudi
"Saya tidak takut. Karena jika Anda takut, Anda menunjukkan kelemahan Anda,” ujar Kluivert.
“Tentu saja, kita perlu percaya diri dan menghormati lawan, tetapi jika Anda menunjukkan rasa takut dan kelemahan, itu justru memberi lawan kekuatan,” katanya.
Kluivert menilai kunci utama bagi Indonesia dalam menghadapi Arab Saudi adalah menjaga ketenangan di setiap situasi pertandingan.
“Kita tahu betapa kuatnya Arab Saudi, terutama karena mereka bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh penonton. Jadi kita perlu fokus, pola pikir adalah hal terpenting. Dan tetap tenang dalam segala situasi,” tegasnya.
Berita Terkait
-
3 Legenda Persija Jakarta: Dari Darah Belanda, Keturunan China hingga Putra Larantuka
-
Respons Berkelas Patrick Kluivert Ditanya Soal Skandal Naturalisasi Malaysia
-
Janji Ole Romeny! Timnas Indonesia Harus ke Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Timnas Indonesia Salip Vietnam Jika Bungkam Arab Saudi
-
Kumpulan Modal Timnas Indonesia Kalahkan Arab Saudi dan Irak
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Era Baru Timnas Indonesia, Marc Klok Bicara Chemistry dan Filosofi Jelang FIFA Series 2026
-
Kejutan Besar Playoff Liga Champions: Atalanta Menang Dramatis dan Nasib Tragis Juventus di Kandang
-
Pemain Keturunan Indonesia Berdarah Jawa Ini Jadi Opsi Terbaik Lini Pertahanan Timnas Indonesia
-
Pengganti Bojan Hodak Buka Suara Redam Serangan Tengah dan Set Piece Madura United
-
Selamat Tinggal Bojan Hodak
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya