Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 10 Oktober 2025 | 14:43 WIB
Timnas Indonesia disebut punya jebakan untuk Irak. (dok. AFC)
Baca 10 detik
  • Ali Al-Naemi memperingatkan Irak agar tidak meremehkan Timnas Indonesia yang dinilai punya kebugaran sangat baik.

  • Patrick Kluivert diduga sengaja merotasi pemain agar tampil maksimal lawan Irak.

  • Al-Naemi menilai cuaca Jeddah cocok untuk Indonesia dan menyebut penampilan lambat mereka bisa jadi perangkap taktik.

Suara.com - Mantan analis Timnas Irak, Ali Al-Naemi mewanti-wanti pelatih Graham Arnold agar tidak meremehkan Timnas Indonesia dan mewaspadai adanya perangkap yang telah disiapkan oleh Patrick Kluivert.

Menurut Ali Al-Naemi anggapan bahwa Timnas Indonesia akan kelelahan setelah bertarung habis-habisan melawan Arab Saudi adalah sebuah kesalahan fatal.

Ia justru meyakini bahwa skuad Garuda akan tampil dengan kebugaran yang sangat baik ketika menghadapi Singa Mesopotamia.

“Pelatih Graham Arnold harus benar-benar memahami bahwa tim Indonesia berbahaya dan sama sekali tidak boleh diremehkan,” ujar Ali Al-Naemi dikutip Winwin, Jumat (10/10/2025).

“Ia juga harus menyingkirkan anggapan bahwa mereka akan menghadapi tim yang kelelahan, karena ‘Tim Merah Putih’ akan siap menghadapi Irak.”

“Salah satu alasannya adalah kemampuan pemulihan cepat para pemain Indonesia, berkat penerapan protokol pemulihan yang tepat, mereka bisa mencapai tingkat kebugaran antara 80 hingga 90 persen, yang tergolong sangat baik,” imbuhnya lagi

Lebih dari itu, Al-Naemi mencurigai adanya strategi rotasi pemain yang sengaja diterapkan oleh Patrick Kluivert.

Keputusan untuk tidak memainkan pilar sekelas Calvin Verdonk saat melawan Arab Saudi diyakini sebagai bagian dari rencana untuk tampil all-out melawan Irak.

“Saya percaya pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert akan menerapkan rotasi skuad dengan mengistirahatkan beberapa pemain saat melawan Arab Saudi dan menurunkan mereka saat melawan Irak,” kata Al-Naemi.

Baca Juga: Kata-kata Kevin Diks dan Sandy Walsh All Out Lawan Irak

“Menurut pandangan pribadi saya, para pemain Indonesia tidak akan mengalami kelelahan berarti, terutama setelah menjalani sesi pendinginan dan pijat usai pertandingan, serta mengonsumsi makanan kaya karbohidrat dan protein,” bebernya lagi.

Al-Naemi juga menepis anggapan bahwa cuaca di Jeddah akan menyulitkan Timnas Indonesia. Sebaliknya, ia menilai kondisi cuaca di sana justru sangat familiar bagi para pemain Skuad Garuda.

“Dari pengamatan saya, kondisi cuaca di Jeddah sangat mirip dengan di Indonesia suhu tinggi dan kelembapan udara yang cukup tinggi,” jelas Al Naemi.

Pada puncaknya, sang mantan analis memperingatkan Arnold agar tidak terjebak dalam penampilan awal Indonesia yang mungkin akan terlihat lambat atau kelelahan. Baginya, itu adalah sebuah jebakan.

“Secara keseluruhan, Arnold harus berhati-hati terhadap ‘perangkap Timnas Indonesia’, yang mungkin membuat tim itu tampak kelelahan di awal laga, padahal sebenarnya lini serang mereka bisa menembus pertahanan kapan saja,” pungkasnya.

Load More