- Bos Crystal Palace, mengungkapkan bahwa Wharton memiliki impian untuk bermain di Liga Champions.
- Wharton menjadi motor permainan Palace dengan catatan 11 umpan kunci dan 27 umpan progresif, tertinggi kedua di tim setelah Marc Guehi.
- Manchester United masih berjuang di bawah asuhan Ruben Amorim, yang belum mampu membawa tim tampil konsisten.
Suara.com - Manchester United dirumorkan dikaitkan dengan gelandang muda Crystal Palace, Adam Wharton, yang tampil luar biasa di awal musim 2025/26.
Namun, ambisi besar sang pemain bisa jadi menjadi batu sandungan bagi upaya Setan Merah mendatangkannya.
Bos Crystal Palace, Steve Parish, mengungkapkan bahwa Wharton memiliki impian untuk bermain di Liga Champions, baik bersama Palace maupun klub besar lainnya.
“Saya pikir Adam pada akhirnya ingin bermain di Liga Champions — entah bersama kami jika memungkinkan, atau bersama klub lain,” ujar Parish kepada talkSPORT.
“Dia pemain yang luar biasa, tapi saat ini fokusnya tetap untuk Crystal Palace.”
Pemain berusia 21 tahun itu tampil impresif sejak awal musim.
Dalam tujuh pertandingan pertama Premier League, Wharton menjadi motor permainan Palace dengan catatan 11 umpan kunci dan 27 umpan progresif, tertinggi kedua di tim setelah Marc Guehi.
Meski Palace hanya menguasai rata-rata 41,3% penguasaan bola, Wharton mampu menunjukkan kemampuan distribusi yang matang dan visi permainan yang tajam.
Banyak pengamat menilai, potensinya akan lebih maksimal jika ia bermain untuk tim yang lebih dominan seperti Manchester United.
Baca Juga: Ruben Amorim Tak Ingin Kobbie Mainoo Tinggalkan Manchester United
Di sisi lain, Manchester United masih berjuang di bawah asuhan Ruben Amorim, yang belum mampu membawa tim tampil konsisten.
Saat ini, Setan Merah duduk di posisi 10 klasemen Premier League, terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Arsenal.
Kinerja lini tengah menjadi salah satu sorotan utama. Perekrutan Manuel Ugarte pada musim panas 2024 belum memberikan dampak signifikan.
Pemain asal Uruguay itu kesulitan beradaptasi dengan intensitas dan tekanan tinggi Premier League.
Wharton dinilai cocok dengan gaya permainan progresif yang ingin diterapkan Amorim.
Ia mampu menjaga keseimbangan antara bertahan dan membangun serangan — sesuatu yang selama ini kurang dimiliki Manchester United.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Sudah Punya Tijjani Reijnders, Man City Bidik Pemain Keturunan Berbandrol Rp434 Miliar
-
Menang Lawan Persebaya, Mauricio Souza Justru Ungkap Masalah Persija Jakarta
-
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Bayern Munich vs Real Madrid Dinihari Nanti