- Shin Tae-yong meminta maaf atas kegagalannya di Ulsan HD
- Shin Tae-yong menekankan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada para penggemar Ulsan HD
- Kritik terhadap Kluivert semakin tajam karena tidak menunjukkan rasa tanggung jawab
Saya tidak akan berusaha menghindari tanggung jawab ini. Saya benar-benar minta maaf.
Namun, saya hanya ingin kalian tahu satu hal: saya telah memberikan segalanya demi kebangkitan Ulsan HD. Sama seperti kalian semua, saya sangat menginginkan kebangkitan, kemajuan, dan kejayaan kembali bagi klub besar ini.
Saya telah berjuang dengan segenap hati, namun hasilnya tidak seperti yang saya harapkan. Saya tidak akan memberikan alasan apa pun — ini sepenuhnya tanggung jawab saya.
Meskipun saya pergi dalam keadaan tidak menyenangkan, dan tidak bisa tersenyum saat berpisah, ada satu hal yang benar-benar ingin saya sampaikan sebelum pergi — karena jika tidak, saya akan menyesal.
Para pejuang Cheoyong dan penggemar Ulsan HD, saya mengucapkan terima kasih yang tulus. Saya benar-benar merasakan ketulusan kalian selama berada di Ulsan HD.
Baik di kandang maupun tandang, saya merasakan sorot mata dan semangat dukungan kalian. Banyak sekali orang datang ke stadion untuk mendukung saya — itu sungguh sangat mengharukan.
Bahkan saat kami kalah atau tampil buruk, para pejuang Cheoyong dan penggemar Ulsan HD tetap setia mendukung dengan sepenuh hati. Berkat kalian, saya bangga pernah menjadi bagian dari Ulsan HD.
Setelah 13 tahun, saya kembali ke K League, dan kalian menyambut saya dengan begitu hangat. Tatapan penuh harapan dari kalian membakar semangat saya.
Namun, kini saya harus pergi setelah hanya dua bulan. Saya pun merasa sangat kecewa dan sedih. Yang paling menyakitkan adalah saya tidak bisa lagi berjalan bersama para pejuang Cheoyong dan penggemar Ulsan HD.
Baca Juga: Deschamps Meradang! Prancis Gagal Raih Tiket Piala Dunia Usai Ditahan Imbang Islandia
Selama dua bulan ini, sejak hari pertama hingga akhir, kalian selalu ada di pihak saya. Saya benar-benar berterima kasih dari lubuk hati terdalam.
Dari dukungan para pejuang Cheoyong, saya kembali mendapat kekuatan dan dari semangat para penggemar Ulsan HD, saya memperoleh keberanian untuk memulai kembali.
Dua bulan memang waktu yang singkat, tapi saya percaya bahwa kedalaman hubungan tidak selalu bergantung pada lamanya waktu.
Meskipun singkat, kebersamaan saya dengan para pejuang Cheoyong dan penggemar Ulsan HD adalah masa paling membahagiakan sebagai bagian dari klub ini.
Seorang pelatih hidup dari dukungan para penggemarnya — dan kalian telah memberi makna pada hidup saya. Itu menjadi harta berharga yang tidak bisa ditukar dengan apa pun dan akan saya simpan selamanya di dalam hati.
Saya memang meninggalkan Ulsan HD, tetapi Ulsan HD tidak boleh meninggalkan divisi utama. Sekaranglah saatnya para pejuang Cheoyong dan penggemar Ulsan HD memberikan dukungan terpanas kalian untuk tim ini.
Saya mungkin pergi, tetapi kebanggaan klub besar Ulsan HD harus tetap hidup. Tolong terus dukung dengan sepenuh hati para staf pelatih dan pemain Ulsan HD agar mereka bisa menjaga kehormatan klub. Saya pun akan mendukung kalian sepenuh hati dari belakang.
Berita Terkait
-
Deschamps Meradang! Prancis Gagal Raih Tiket Piala Dunia Usai Ditahan Imbang Islandia
-
Leonardo Bonucci Bongkar Rahasia Italia Benamkan Israel
-
Daftar Pencetak Gol Timnas Indonesia Selama Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ramadhan Sananta Terbanyak
-
Patrick Kluivert Sering Rotasi Pemain, tapi Satu Nama Ini Tak Pernah Tersentuh!
-
Pelatih Persija Jakarta Minta Ridho dan Amat Bangkit Usai Timnas Gagal ke Piala Dunia
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo