- Timnas Indonesia turun tiga peringkat ke posisi 122 dunia usai dua kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Thailand, Vietnam, dan Malaysia justru naik berkat hasil impresif di Kualifikasi Piala Asia 2027.
- Tanpa laga internasional, peluang Indonesia memperbaiki ranking FIFA makin menipis.
Suara.com - Tampil hingga babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ternyata belum mampu mengangkat posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA terbaru. Alih-alih naik, Garuda justru mengalami penurunan.
Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) membuat poin Indonesia tergerus.
Berdasarkan pembaruan per Oktober 2025, Indonesia kini menempati posisi ke-122 dunia, turun tiga tingkat dari peringkat ke-119 pada bulan sebelumnya.
Sistem perhitungan poin FIFA memang tidak mempertimbangkan gengsi kompetisi, melainkan hasil akhir setiap laga resmi.
Itu sebabnya capaian ke babak bergengsi belum cukup mengangkat posisi skuad Garuda.
Sementara Indonesia menurun, beberapa negara tetangga justru menikmati tren positif.
Thailand menjadi yang paling menonjol setelah melonjak ke peringkat 96 dunia sekaligus posisi ke-15 di Asia.
Peningkatan itu diraih lewat dua kemenangan meyakinkan atas Chinese Taipei dengan skor 2-0 dan 6-1.
Hasil tersebut membuat The War Elephants melesat tajam dalam daftar peringkat dunia.
Baca Juga: Patrick Kluivert Dipecat, Media Arab Salahkan Pemain Keturunan Indonesia
Tak hanya Thailand, Vietnam dan Malaysia juga menunjukkan progres serupa. Vietnam kini menempati peringkat ke-111 dunia, sementara Malaysia naik ke posisi ke-118.
Kedua tim tergabung di Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 dan sama-sama tampil dominan.
Malaysia bahkan memimpin klasemen grup dengan 12 poin sempurna dari empat laga, sedangkan Vietnam menguntit di posisi kedua dengan selisih tiga angka.
Keduanya masih berpeluang menambah poin FIFA pada laga lanjutan bulan November mendatang.
Nasib kurang baik juga dialami Myanmar, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste, yang gagal tampil maksimal di babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027.
Di sisi lain, Indonesia menghadapi masa sulit usai pemecatan Patrick Kluivert dan belum memiliki agenda uji coba internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas