- Chivu menegaskan kemenangan ini bukan hanya soal taktik, tapi juga soal karakter tim.
- Pengganti Simone Inzaghi musim ini, mengakui telah membawa perubahan gaya bermain di tubuh Inter.
- Kemenangan ini menjadi yang keenam beruntun bagi Inter di semua kompetisi dan membawa mereka sejajar dengan Napoli dan Roma.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memuji mental dan kedewasaan taktik anak asuhnya setelah membawa Nerazzurri menang tipis 1-0 atas AS Roma pada lanjutan Serie A 2025/2026, Sabtu (18/10/2025).
Gol cepat Ange-Yoan Bonny di menit keenam menjadi penentu kemenangan Inter di Olimpico.
Penyerang muda asal Prancis itu memanfaatkan umpan terobosan Nicolo Barella untuk menembus jebakan offside dan mengejutkan pertahanan tinggi Roma.
Meskipun laga berlangsung ketat dengan peluang di kedua sisi, termasuk tembakan Henrikh Mkhitaryan yang membentur tiang dan dua penyelamatan gemilang Yann Sommer.
Inter Milan berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Usai laga, Chivu menegaskan kemenangan ini bukan hanya soal taktik, tapi juga soal karakter tim.
“Para pemain pantas mendapat pujian. Mereka bangkit dari kekecewaan musim lalu dan menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing di semua kompetisi,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Saya bangga dengan cara mereka bekerja dan menyiapkan diri secara mental. Mereka tahu kapan harus menekan dan kapan harus bertahan. Itu kunci kemenangan hari ini.”
Chivu, yang menggantikan Simone Inzaghi musim ini, mengakui telah membawa perubahan gaya bermain di tubuh Inter.
Baca Juga: Hadapi AS Roma di Olimpico, Cristian Chivu: Kuncinya, Pemain Inter Harus Sabar
Salah satunya adalah penerapan pressing tinggi yang membuat lawan lebih sulit mengembangkan permainan.
“Kami berusaha menekan tinggi, meski tidak selalu berjalan sempurna. Roma punya pemain sayap cepat dan Dybala di antara lini, jadi kami harus cerdas membaca situasi. Di babak kedua intensitas menurun, jadi kami memilih bertahan lebih rapat dan menyerang balik,” jelasnya.
Kemenangan ini menjadi yang keenam beruntun bagi Inter di semua kompetisi dan membawa mereka sejajar dengan Napoli dan Roma di puncak klasemen Serie A dengan 15 poin.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Kesal Gagal Kalahkan Persib, Pelatih Dewa United: Lawan Hanya Main Bola-bola Panjang
-
AZ Alkmaar Juara Piala KNVB, Ada Peran Mantan Pelatih Kiper Timnas Indonesia
-
Komentar Media Vietnam Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
-
Promosi ke Premier League, Frank Lampard Ingin Coventry City Mulai Bersiap dari Sekarang
-
Persija Jakarta Merasa Diuntungkan Hadapi PSIM Yogyakarta di Bali, Kenapa?
-
Juventus Ikut Buru Kiper Cadangan Manchester City
-
24 Tahun Tanpa Gelar, Cafu Yakin Carlo Ancelotti Bawa Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Pelatih Brasil Komentari Aksi Brutal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Itu Masalah Serius!
-
Dapat Serangan Rasis, Ricky Kambuaya Balas dengan Sindiran Menohok
-
Buntut Tendangan Kungfu, Legenda Timnas Semprot Staf Pelatih Bhayangkara: Kamu Pelatih, Bukan Preman