-
Borneo FC ke Kanjuruhan pertahankan tujuh kemenangan beruntun.
-
Pelatih Fabio Lefundes siapkan strategi khusus melawan Arema FC.
-
Borneo puncaki klasemen Super League dengan 21 poin dan 14 gol.
Suara.com - Tim pemuncak klasemen sementara BRI Super League, Borneo FC, mengincar kelanjutan tren positif saat melakoni laga tandang krusial melawan Arema FC.
Laga berat ini akan tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada hari Minggu (26/10).
Pelatih utama Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan tekadnya untuk memastikan Pesut Etam dapat mempertahankan catatan kemenangan mereka.
"Besok kami tetap bisa ada di tren-tren positif dan (kemenangan beruntun) bisa bertahan," kata Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes di Malang, Sabtu.
Borneo saat ini memimpin puncak klasemen Super League dengan perolehan maksimal 21 poin.
Poin penuh tersebut diraih dari hasil fantastis berupa tujuh kemenangan berturut-turut dalam tujuh pertandingan yang telah mereka lakoni.
Konsistensi tim dari Samarinda ini tampak nyata pada statistik menyerang dan bertahan mereka.
Borneo mampu mengumpulkan total 14 gol, dengan rekor kebobolan yang sangat minim, yaitu hanya tiga gol sejauh tujuh laga.
Meskipun demikian, Fabio Lefundes menyadari bahwa upaya meraih poin penuh di hadapan publik Singo Edan akan memerlukan daya juang yang jauh lebih besar.
Baca Juga: Bukan Laga Nostalgia, Mauricio Souza Fokus Bawa Persija Jakarta Taklukkan Madura United
Fabio menilai Arema FC bukan lawan sembarangan karena memiliki materi pemain dan susunan kepelatihan paling prima di kancah Super League.
Kekuatan tim tuan rumah juga ditopang oleh chemistry yang solid di antara para pemain Arema FC, meskipun ada beberapa wajah baru yang bergabung sejak awal musim.
Lebih lanjut, faktor kehadiran suporter setia Aremania dan Aremanita di stadion besok menjadi aspek krusial yang akan memperkuat daya gedor Arema.
Untuk menanggapi tantangan berat ini, skuad Borneo FC telah mematangkan persiapan demi membawa pulang tiga poin dari Malang.
Lefundes mengungkapkan bahwa dirinya telah merancang taktik spesifik untuk menahan laju permainan Arema FC yang terkenal sangat agresif dan cepat.
Sang pelatih asal Brasil itu menuntut seluruh anak asuhnya untuk menunjukkan kerja keras maksimal sepanjang pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Badai Cedera Timnas Argentina: Marcos Senesi Gantikan Balerdi di Piala Dunia 2026
-
Spanyol Full Team! Lamine Yamal dan Nico Williams Pulih dari Cedera
-
Dear Influencer! Masuk ke AS dengan Visa Turis Diharamkan Buat Konten Piala Dunia 2026
-
Katanya Cedera? Viral Lamine Yamal Ketahuan Asyik Belanja di Amerika Serikat
-
Mengenal Katia Itzel Wasit Wanita Meksiko Pertama di Piala Dunia 2026
-
Raul Jimenez Cs Tekuk Afsel 2-0, Pelatih Meksiko Ngamuk: Harusnya Menang 4-0!
-
Benarkah Shakira yang Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026? Ada Keanehan di Goyangan Pinggul
-
Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026