- Xabi Alonso menerapkan strategi psikologis ala Jose Mourinho
- Real Madrid tampil dominan di bawah arahan Alonso'
- Liverpool tengah berada dalam periode sulit dengan performa menurun drastis
Suara.com - Pelatih anyar Real Madrid, Xabi Alonso, dikabarkan menerapkan strategi unik ala Jose Mourinho menjelang laga krusial kontra Liverpool di ajang Liga Champions pekan depan.
Pertandingan ini akan menjadi laga keempat fase liga Liga Champions 2025/2026, sekaligus mengulang pertemuan sengit kedua tim di Anfield musim lalu.
Namun, kali ini situasinya jauh berbeda. Liverpool sedang terpuruk, kalah dalam enam dari tujuh laga terakhir, termasuk empat kekalahan beruntun di Premier League.
Kepercayaan diri tim asuhan Arne Slot pun tengah merosot tajam.
Sebaliknya, Real Madrid tampil menggila di bawah komando Alonso.
Los Blancos kini memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan lima poin atas rival abadi mereka, Barcelona, usai meraih kemenangan penting dalam laga El Clasico akhir pekan lalu.
Menurut laporan dari media Spanyol Marca, Alonso meniru kebiasaan Mourinho saat masih menangani Real Madrid pada periode 2010–2013, tidak melakukan latihan di stadion lawan sehari sebelum pertandingan.
Biasanya, Real Madrid selalu berlatih di stadion tempat pertandingan digelar untuk adaptasi kondisi lapangan.
Namun kali ini, Alonso justru memilih timnya berlatih di Valdebebas, markas latihan Madrid, pada Senin pagi sebelum berangkat ke Liverpool sore harinya.
Baca Juga: Pasang Badan Saat Kisruh El Clasico, Raphinha Layak Jadi Kapten Barcelona
Hanya Alonso dan satu pemain Madrid yang dijadwalkan hadir di Anfield untuk menghadiri konferensi pers resmi pra-pertandingan, sesuai aturan UEFA.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari rencana psikologis dan taktis Alonso agar timnya tetap fokus dan tidak terpengaruh atmosfer Anfield yang terkenal angker.
Sejak menggantikan Carlo Ancelotti pada musim panas lalu, Alonso membawa banyak perubahan besar di tubuh Real Madrid.
Jika di Bayer Leverkusen ia sering menggunakan formasi tiga bek, kini ia beralih ke sistem empat bek klasik yang lebih fleksibel.
Pendekatan tersebut terbukti ampuh, Madrid sukses meraih 9 poin sempurna dari tiga laga Liga Champions, mengalahkan Marseille, Kairat, dan Juventus.
Sementara itu, Liverpool baru mengumpulkan enam poin dari tiga laga, setelah dikalahkan Galatasaray dan hanya menang atas Atletico Madrid serta Eintracht Frankfurt.
Berita Terkait
-
Pasang Badan Saat Kisruh El Clasico, Raphinha Layak Jadi Kapten Barcelona
-
5 Fakta Menarik Laga Premier League Akhir Pekan Ini: Arne Slot Bakal Dipecat?
-
Selamat Tinggal Vinicius Jr, Selamat Datang Erling Haaland
-
Liverpool Berada di Titik Nadir, Jurgen Klopp Bakal Pulang ke Anfield?
-
Juventus Jangan Terlalu Banyak Berharap! Spalletti Bukan Conte atau Mourinho
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China
-
John Herdman Temui Operator Liga, Bahas Sinkronisasi Jadwal Super League dan Timnas Indonesia
-
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang