-
Puluhan pekerja Camp Nou dipecat, picu protes serikat CCOO.
-
Buruh tanpa dokumen tuntut upah dan legalitas dari kontraktor.
-
Barcelona tertekan selesaikan Camp Nou di tengah kontroversi buruh.
Suara.com - Situasi panas terjadi di Barcelona menjelang pembukaan kembali Stadion Camp Nou.
Puluhan pekerja konstruksi melakukan aksi protes di depan kompleks Spotify Camp Nou pada Selasa (4/11), menyusul pemecatan hampir 50 rekan mereka yang terlibat dalam proyek renovasi stadion megah tersebut.
Menurut laporan serikat pekerja Comisiones Obreras (CCOO), sebagian besar dari para pekerja yang dipecat itu berada dalam situasi administratif tidak teratur, alias bekerja tanpa dokumen resmi atau izin tinggal yang sah.
“Mereka telah bekerja 12 jam sehari, tujuh hari seminggu, selama lebih dari setahun,” ungkap Carlos del Barrio, Kepala Aksi Serikat CCOO del Hábitat seperti dilansir dari Marca.
CCOO menuntut agar para pekerja yang terdampak segera didaftarkan secara resmi dan memperoleh hak mereka secara penuh.
Termasuk di antaranya adalah pembayaran upah yang tertunda atau tidak teratur.
Serikat itu juga meminta pemerintah Spanyol untuk mengaktifkan mekanisme khusus dalam peraturan imigrasi yang memungkinkan regularisasi luar biasa bagi pekerja yang bekerja sama dengan otoritas ketenagakerjaan.
“Renovasi stadion memang penting bagi Barcelona, tetapi tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan hak-hak dasar manusia,” tegas del Barrio.
Menurut CCOO, tanggapan resmi dari pihak klub FC Barcelona sejauh ini masih minim. Serikat pekerja bahkan telah melaporkan kasus ini ke Inspektorat Tenaga Kerja Spanyol untuk penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Komitmen Pemerintah Dalam Program 10 Ribu Hunian Layak Bagi Pekerja
Barcelona diyakini tengah berada di bawah tekanan besar agar proyek renovasi Camp Nou segera rampung, seiring dengan target klub untuk kembali bermain di stadion utama mereka sebelum akhir tahun.
Setelah lebih dari dua setengah tahun bermain di Stadion Olimpiade Montjuïc, Barcelona berencana kembali ke Camp Nou pada 22 November 2025 dalam laga melawan Athletic Bilbao.
Meski stadion masih dalam proses pengerjaan, klub sudah menjadwalkan sesi latihan terbuka pada Jumat mendatang, yang akan dihadiri sekitar 23.000 penonton.
Barcelona berharap mendapat izin dari otoritas lokal untuk mengizinkan 45.000 penonton hadir pada laga perdana tersebut.
Namun, untuk pertandingan Liga Champions, klub kemungkinan masih akan menggunakan stadion Montjuïc hingga Januari 2026.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax
-
Warisan Xabi Alonso: Fisik Pemain Real Madrid Terkuras, Identitas Gak Jelas
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
-
Kelebihan Pemain Asing, Persib Bandung Wajib Tendang Satu Nama
-
Hebatnya Polisi Italia! Lewat Foto Buram Ini, Pelempar Flare Emil Audero Ditangkap
-
Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza