-
PSSI berhati-hati mencari pelatih baru karena khawatir citra negatif akibat perilaku ekstrem suporter di media sosial.
-
Erick Thohir mengutamakan pemulihan reputasi sepak bola Indonesia sebelum menghubungi calon pelatih.
-
PSSI telah mengantongi lima kandidat pelatih yang akan dibahas secara internal sebelum keputusan akhir diambil.
Suara.com - Lambatnya pergerakan PSSI dalam menunjuk pelatih kepala baru Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert menjadi sorotan tajam.
Media Vietnam VNExpress, melaporkan sebuah dugaan kuat terkait hambatan terbesar bukanlah soal finansial, melainkan perilaku ekstrem sebagian suporter Garuda di dunia maya.
Dalam laporannya, VNExpress menyebut bahwa PSSI sangat berhati-hati karena khawatir reputasi buruk dari serangan daring yang kerap dilakukan oknum suporter bisa membuat para pelatih top dunia berpikir dua kali untuk datang ke Indonesia.
“(PSSI) berhati-hati dalam mencari pelatih baru untuk menggantikan Patrick Kluivert, karena ekstremisme para penggemar,” tulis VNExpress dalam artikelnya.
Fenomena ini rupanya bukan isapan jempol belaka. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir secara blak-blakan mengakui masalah ini.
Menurutnya citra sepak bola Indonesia di mata dunia kini tercoreng oleh maraknya hinaan dan ancaman yang ditujukan kepada pemain, pelatih, hingga wasit selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Presiden PSSI, Erick Thohir, mengatakan dunia sedang memperhatikan Indonesia karena diskriminasi dan ancaman di media sosial," tulis VNExpress.
"Hal ini terjadi selama kualifikasi Piala Dunia 2026, ketika pemain, pelatih, lawan, dan wasit Indonesia diserang secara daring. Hal ini dianggap sebagai hambatan dalam mencari pelatih kepala baru untuk tim nasional,” lanjutnya.
Karena masalah citra ini, Erick Thohir menegaskan bahwa prioritas utama PSSI saat ini bukanlah menghubungi calon pelatih, melainkan melakukan 'damage control' untuk memulihkan nama baik sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Profil Matthew Baker, Pemain Keturunan Suku Batak Janji Hancurkan Timnas Brasil
“Kami belum menghubungi calon pelatih mana pun. Prioritas PSSI saat ini adalah berusaha menjaga persepsi di dunia sepak bola global bahwa Indonesia bukanlah negara yang digambarkan,” ujar Erick, dikutip media Vietnam itu.
Meskipun fokus pada perbaikan citra, proses pencarian nakhoda baru tetap berjalan di belakang layar.
Erick Thohir telah menepis berbagai rumor liar yang mengaitkan Timnas dengan nama-nama seperti Louis van Gaal atau Erik ten Hag. Ia menegaskan bahwa PSSI memiliki kriteria jelas untuk sang suksesor.
“Kami membutuhkan pelatih yang bisa tampil lebih baik dari pendahulunya, memiliki rekam jejak yang baik, dan memiliki tujuan jangka pendek maupun jangka panjang,” tegas Erick.
Kabar terbaru menyebut proses ini sudah mengerucut. PSSI kini telah mengantongi lima nama kandidat yang akan didiskusikan secara internal sebelum keputusan final diambil.
"Kalau sudah ada lima nama ini kan kita harus coba diskusi dengan banyak pihak termasuk dari PSSI dan stakeholder pemerintah," tutupnya.
Berita Terkait
-
Pemain Brighton: Kalau Bisa Memilih, Saya Mau Bela Timnas Indonesia
-
Ambil Jatah Senior untuk Persiapan SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Justru Tak Ditarget Emas
-
4 Pemain Keturunan U-17 Bibit Timnas Indonesia untuk Piala Dunia 2030
-
3 Pemain Keturunan Tertutup Bela Timnas Indonesia, Ternyata Kini Nasibnya Lebih Baik
-
4 Pemain Brasil yang Wajib 'Dimatikan' Timnas Indonesia U-17 Malam Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati