-
Naturalisasi terhambat, Riedewald gabung Sheffield United di Liga Inggris.
-
Kendala administrasi buat Montnor batal membela Indonesia, kini ke Suriname.
-
PSSI wajib tingkatkan verifikasi ketat garis keturunan pemain diaspora.
Suara.com - PSSI secara masif menjalankan program naturalisasi pemain diaspora demi meningkatkan daya saing Timnas Indonesia.
Strategi ini membuahkan hasil signifikan dengan meningkatnya kualitas dan kedalaman skuad Garuda.
Indonesia sukses mencetak sejarah dengan lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Prestasi ini otomatis mengamankan tiket bagi skuad Garuda untuk berlaga di Piala Asia 2027.
Ironisnya, beberapa pemain keturunan potensial harus menghentikan proses naturalisasi mereka karena berbagai alasan.
Para pemain diaspora yang batal berseragam Merah Putih kini justru menemukan puncak karier mereka di klub Eropa.
Jairo Riedewald, gelandang tangguh lulusan Ajax Amsterdam, sempat menjadi target utama naturalisasi PSSI.
Kehadirannya diproyeksikan untuk menjadi benteng utama lini tengah Skuad Garuda yang lebih solid dan berpengalaman.
Patrick Kluivert menyebut Jairo Riedewald sebagai nama pertama yang akan dinaturalisasi saat ia diperkenalkan ke publik Januari lalu.
Baca Juga: Indra Sjafri Panggil Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra untuk TC Timnas Indonesia U-23
Sayangnya, proses tersebut terpaksa dihentikan karena PSSI menemukan kendala dalam melengkapi dokumen administrasi sang pemain.
PSSI mengambil sikap menunda naturalisasi demi menghindari isu legalitas yang dapat memicu penolakan dari FIFA.
Setelah dilepas Crystal Palace, Riedewald sempat berstatus bebas transfer alias tanpa klub untuk beberapa waktu.
Gelandang berpengalaman ini kini resmi berseragam Sheffield United untuk mengarungi kompetisi musim yang akan datang.
Kepindahan ini membuktikan bahwa kualitas bermain Riedewald masih diakui di level tertinggi sepak bola Inggris.
Kehadiran pemain baru ini diharapkan dapat mendongkrak performa timnya di persaingan ketat Premier League.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Terseret Kasus, Bournemouth Bekukan Alex Jimenez dari Skuad Hadapi Fulham
-
Marc Klok Klarifikasi soal Ajakan Away, Tegaskan Hanya Bercanda
-
Welber Jardim Segera Gabung Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Timnas Futsal Indonesia Melonjak ke Ranking 14 Dunia FIFA
-
Jay Idzes Absen, Sassuolo Takluk 1-2 dari Torino
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?