- Manchester City menang 3-0 atas Liverpool dan kini hanya terpaut empat poin dari Arsenal.
- Pep Guardiola menilai kemenangan ini sebagai bukti City siap bersaing dalam perburuan gelar.
- Jérémy Doku tampil gemilang, sementara Guardiola merayakan laga ke-1000 sepanjang karier.
Suara.com - Manchester City kembali menegaskan ambisinya di jalur juara Premier League.
Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Liverpool di Etihad Stadium menjadi bukti terbaru bahwa skuad Pep Guardiola belum menyerah dalam perburuan gelar musim ini.
Tambahan tiga poin itu membawa City memangkas jarak menjadi empat angka dari Arsenal yang masih bertengger di puncak klasemen.
Hasil tersebut hadir sehari setelah Arsenal hanya bermain imbang 2-2 dengan Sunderland.
Guardiola menyebut performa timnya saat menghadapi sang juara bertahan terasa berbeda dan penting dalam konteks persaingan musim ini.
Menurutnya, baik City maupun Liverpool sama-sama terkejut melihat Arsenal kehilangan poin.
Namun sang pelatih menegaskan bahwa motivasi utama timnya bukanlah hasil rival, melainkan keyakinan diri sendiri.
"Saya pikir Liverpool dan kami berkata ‘oh wow Arsenal akhirnya kehilangan poin dan kebobolan dua gol’," ujar Guardiola dikutip dari ESPN.
"Tapi pada akhirnya kami harus melakukannya dan saya berkata kepada para pemain ‘jangan lakukan karena kemarin Arsenal tidak menang."
Baca Juga: Benjamin Sesko Dihujani Kritik, Amorim Pasang Badan: Dia akan Terbiasa
"Lakukan karena kita percaya pada diri kita sendiri bahwa kita bisa bermain melawan juara Inggris dan menunjukkan bahwa kita siap berada di sana bersama mereka musim ini’. Hari ini kami membuktikannya. Kami melakukannya."
Doku Bersinar, Haaland Gagal Penalti
Salah satu bintang kemenangan City ialah Jérémy Doku. Ia memenangkan penalti di awal laga—meski gagal diselesaikan Erling Haaland—dan kemudian mencetak gol indah di babak kedua yang menegaskan dominasi City.
Guardiola memberikan pujian khusus kepada pemain asal Belgia itu, terlebih melihat performa cemerlang Conor Bradley saat Liverpool menghadapi Real Madrid di tengah pekan.
"Dia menuntut dirinya untuk menjadi lebih baik, dia mendengarkan, dan dia punya atribut spesial dalam menggiring bola," kata Guardiola.
Sang pelatih juga menyoroti kualitas Bradley yang sebelumnya mendapat pujian dari staf kepelatihan Liverpool.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Rincian Denda PSSI dari AFC Gegara Suporter Terobos Lapangan di Final Piala Asia Futsal 2026
-
Angin Segar untuk Herdman! 'The Next Sergio Ramos' Buka Pintu Bela Timnas Indonesia
-
Badai Absen Hantam Timnas Indonesia: 5 Pilar Terancam Gagal Tampil di FIFA Series 2026
-
Starting XI Ngeri Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Disesaki Pemain Diaspora?
-
Bang Jago Keturunan Indonesia Makin Bersinar di Eks Klub Sandy Walsh, Bisa Dipanggil John Herdman?
-
AFC Jatuhi Sanksi PSSI Gara-gara Timnas Futsal Indonesia
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Baru Eligible Dinaturalisasi John Herdman
-
Rintangan Debut John Herdman, 5 Pemain Timnas Indonesia yang Mungkin Absen di FIFA Series 2026
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!