- Marselino berpeluang tampil dua laga beruntun untuk pertama kalinya selama berkarier di Eropa.
- Jumlah menit bermainnya di AS Trencin sudah melampaui total waktu yang ia dapat di Oxford United.
- Liga Slovakia memberi lingkungan ideal bagi Marselino untuk mendapatkan kontinuitas.
Suara.com - Marselino Ferdinan punya peluang besar menandai tonggak penting dalam kariernya di Eropa ketika AS Trencin menghadapi Kosice pada Sabtu (8/11/2025) malam.
Andai kembali dipercaya turun, wonderkid timnas Indonesia itu akan mencatat dua penampilan beruntun di Liga Slovakia—sesuatu yang belum pernah ia alami sejak masih berseragam Persebaya Surabaya.
Kesempatan ini terasa spesial karena Marselino sempat melalui periode sulit sejak menjajal peruntungan di benua biru.
Di klub pertamanya, KMSK Deinze, ia hanya mengumpulkan tujuh penampilan selama satu setengah musim.
Yang lebih berat, tak satu pun dari tujuh laga itu hadir dalam dua pekan beruntun, membuat performanya sulit berkembang konsisten.
Perjalanannya di Oxford United juga tidak jauh berbeda. Satu musim di Inggris hanya menghasilkan dua penampilan, itupun dipisahkan jarak lima bulan.
Dalam rentang tersebut, Marselino justru lebih sering bermain untuk Timnas Indonesia daripada klubnya sendiri.
Kebijakan peminjaman ke AS Trencin akhirnya membuka lembaran baru.
Liga Slovakia dikenal memberi ruang lebih besar untuk pemain muda, dan karakter itu tampaknya cocok dengan gaya serta kebutuhan Marselino.
Baca Juga: Statistik Pemain Diaspora Timnas Indonesia, Siapa Paling Gacor?
Dalam tiga pekan terakhir, ia sudah tampil dua kali dengan total 63 menit—jumlah menit yang bahkan melampaui waktu bermainnya selama setahun penuh bersama Oxford.
Karena itu, pertandingan kontra Kosice bisa menjadi titik balik. Jika tampil lagi, Marselino untuk pertama kalinya di Eropa mencatat dua laga berurutan dalam satu kompetisi.
Terakhir kali ia merasakan kontinuitas semacam itu terjadi pada Januari 2023, saat membela Persebaya melawan Persita (18/1/2023) dan Bhayangkara (23/1/2023).
Laga kontra Bhayangkara pula yang menjadi partai pamungkasnya sebelum berangkat menuju petualangan di Eropa.
Kini, setelah perjalanan panjang yang penuh tarik-ulur, Marselino tampak menemukan ritme yang ia cari.
“Ketika saya datang ke sini, ini adalah langkah yang baik,” ujar Marselino.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub