- Mantan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengungkapkan kesulitan awal Jadon Sancho disebabkan infeksi telinga serius.
- Sancho dibeli United dari Dortmund senilai £73 juta musim panas 2021, namun penampilannya tidak sesuai harapan klub.
- Infeksi telinga tersebut memaksa Sancho dirawat di rumah sakit sepuluh hari pertama sebelum dapat memulai latihan di klub barunya.
Suara.com - Mantan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, akhirnya mengungkap alasan mengejutkan di balik kesulitan Jadon Sancho saat awal bergabung di Old Trafford.
Menurut Solskjaer, masalah yang dialami Sancho bukan semata karena tekanan bermain di klub besar, melainkan akibat infeksi telinga serius yang sempat membuat sang winger absen berlatih.
Sancho direkrut Manchester United dari Borussia Dortmund pada musim panas 2021 dengan nilai fantastis £73 juta (sekitar Rp1,5 triliun).
Namun, penampilannya jauh dari ekspektasi.
Kini, di usia 25 tahun, ia justru sedang menjalani masa peminjaman di Aston Villa dan berpotensi dilepas gratis musim depan.
Solskjaer, yang menangani Sancho hanya selama empat bulan sebelum dirinya dipecat pada November 2021, mengaku kondisi sang pemain sudah tidak ideal sejak hari pertama di Manchester.
“Sebelum bergabung, Jadon pergi berlibur dan terkena infeksi telinga. Ia harus dirawat di rumah sakit dan benar-benar kesulitan selama 10 hari pertama sebelum bisa mulai berlatih,” ungkap Solskjaer dalam wawancara di program The Overlap.
“Hal itu belum pernah diungkap sebelumnya. Saya sebenarnya tidak pernah punya kesempatan bekerja dengannya sepenuhnya, karena saat dia mulai menemukan ritme permainan, saya justru sudah akan pergi.”
Pelatih asal Norwegia itu menjelaskan bahwa Sancho awalnya direkrut untuk menambah variasi serangan United, terutama dalam hal kreativitas dan kemampuan membongkar pertahanan lawan di area sepertiga akhir lapangan.
Baca Juga: MU Siap Lepas Jadon Sancho Gratis, Dortmund Siap Sambut Si Anak Hilang
“Kami ingin pemain yang bisa memecah kebuntuan dan menambah warna dalam permainan menyerang,"
"Dengan kemampuan teknik dan umpan-umpan pendeknya di sekitar kotak penalti, Jadon seharusnya memberi kami hal itu,” kata Solskjaer.
Sancho sendiri masih belum pasti akan kembali ke Manchester United setelah masa peminjamannya di Aston Villa berakhir.
Klub kabarnya siap melepasnya secara gratis musim panas mendatang, meski masih memiliki opsi memperpanjang kontrak setahun lagi demi menjaga nilai jualnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Patahkan Logika Statistik: Sepak Bola Tak Bisa Diukur dengan Algoritma
-
Hujan Lebat dan Badai Petir, Laga Timnas Meksiko vs Ekuador Ditunda
-
Haaland Kembali Jadi Pahlawan meski Norwegia Minim Peluang, Pelatih: Dia Finisher Terbaik di Dunia
-
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
-
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Erling Haaland Buyarkan Mimpi Pantai Gading, Emerse Fae: Detail Kecil Jadi Pembeda di Piala Dunia
-
Gema "Cielito Lindo" di Mexico City! Ribuan Fans Padati Estadio Azteca, Jelang Meksiko vs Ekuador
-
Mengenal Orlando Gill: Dari Jualan Baju Jadi Pahlawan Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Kata-kata Amad Diallo Pantai Gading Tersingkir di Piala Dunia 2026: Pelajaran Mahal