-
PSIM Yogyakarta manfaatkan jeda Super League dengan latihan intensif dan uji coba.
-
Uji coba bertujuan meratakan menit bermain seluruh pemain Laskar Mataram.
-
PSIM siap hadapi Bhayangkara FC di Bantul setelah jeda FIFA Match Day.
Suara.com - Manajemen PSIM Yogyakarta mengambil langkah proaktif memaksimalkan jeda BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung saat ini.
Laskar Mataram, julukan klub kebanggaan Ngayogyakarta Hadiningrat, merencanakan pertandingan uji coba sebagai bagian dari agenda pemusatan tim.
Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, mengonfirmasi bahwa timnya juga akan menjalani serangkaian sesi latihan yang sangat intensif.
Keterangan ini disampaikan oleh Razzi, yang dikutip dari laman resmi klub, mengenai program tim selama periode istirahat kompetisi.
Agenda utama tim telah ditetapkan, yaitu fokus pada latihan rutin untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh menjelang pertandingan selanjutnya.
Selain itu, manajer mengungkapkan bahwa ada rencana untuk menggelar satu kali pertandingan uji tanding selama jeda yang cukup panjang ini.
Pertandingan tersebut memiliki tujuan spesifik dan strategis, yaitu memberikan kesempatan bermain bagi sejumlah pemain yang jarang tampil.
Skuad yang kini diasuh oleh pelatih kepala Jean-Paul van Gastel akan memprioritaskan pemain dengan minimnya waktu bermain di liga.
Hal ini sejalan dengan upaya manajemen untuk menciptakan kedalaman skuad dan kesiapan merata bagi seluruh anggota tim.
Baca Juga: Fokus Hadapi Dewa United, Beckham Ingin Lanjutkan Tren Positif
"Pastinya untuk memberi menit bermain para pemain yang dirasa kurang. Jadi untuk menyamakan menit bermain, seperti uji tanding yang sebelumnya," tutur Razzi Taruna.
Pengaturan waktu bermain ini dianggap krusial untuk menjaga ritme dan semangat kompetitif di antara semua pemain.
Sebelum memulai agenda latihan dan uji coba intensif, skuad utama PSIM mendapatkan waktu istirahat yang singkat.
Para pemain telah diberi jatah libur mulai dari tanggal 10 hingga 12 November 2025, setelah sebelumnya berlatih pada tanggal 9 November.
Sesi latihan terakhir sebelum libur sempat dilaksanakan di Lapangan Yogyakarta Independent School.
Keputusan memberikan libur sejenak ini diambil pelatih karena adanya jeda kalender internasional FIFA Match Day.
Jadwal FIFA Match Day ini sendiri berlangsung dari tanggal 10 hingga 18 November 2025, yang memengaruhi jadwal liga.
Razzi Taruna membeberkan bahwa waktu istirahat tersebut bertujuan agar para pemain dapat kembali fokus sepenuhnya saat latihan dimulai.
Momen libur ini juga dimanfaatkan untuk memulihkan kebugaran fisik dan mental sebelum kembali menghadapi ketatnya kompetisi.
"Ini kan FIFA Match Day, lalu kita baru main lagi tanggal 22 November besok. Pelatih memutuskan untuk memberi libur tiga hari," jelas Razzi.
Waktu luang ini, lanjut Razzi, memberikan ruang bagi pemain berkeluarga untuk berkumpul atau bagi pemain lajang untuk berlibur.
Tujuan utama dari jeda singkat ini adalah memberikan penyegaran total bagi para pemain Laskar Mataram.
"Yang sudah berkeluarga, bisa quality time dengan keluarga. Yang masih sendiri, bisa liburan. Jadi untuk menyegarkan saja, supaya ketika sudah mulai latihan lagi, semua pemain sudah bisa fokus kembali," tegas Razzi.
Semua program ini dirancang demi memastikan seluruh pemain siap menghadapi pertandingan selanjutnya dengan kondisi terbaik.
PSIM Yogyakarta sudah harus mengalihkan fokus mereka sepenuhnya menuju pertandingan pekan ke-13 Super League.
Laga penting berikutnya adalah melawan tim kuat Bhayangkara FC, yang akan menjadi ujian berat bagi kestabilan tim.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 22 November 2025, dengan waktu kick-off pukul 15.30 WIB.
Stadion Sultan Agung di Bantul, home base PSIM, akan menjadi saksi pertarungan sengit antara kedua kesebelasan.
Persiapan matang yang dilakukan selama jeda ini diharapkan dapat membawa hasil positif bagi PSIM dalam laga kandang tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Rodri Terancam Sanksi Berat! FA Dakwa Gelandang Man City Usai Kritik Pedas Wasit
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Tottenham Tunjuk Igor Tudor sebagai Manajer Interim, Misi Pertama Kalahkan Arsenal