-
Thom Haye menilai Bojan Hodak jauh lebih santai dan kebapakan di ruang ganti dibanding citranya yang emosional di pinggir lapangan.
-
Hodak dianggap sebagai mentor terbuka yang membangun hubungan akrab dan chemistry kuat dalam skuad Persib Bandung.
-
Kepemimpinan Hodak terbukti lewat comeback Persib melawan Selangor FC, menunjukkan pentingnya motivasi dan kedekatan dengan pemain.
Suara.com - Sosok pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak kerap lekat dengan citra tegas dan emosional di pinggir lapangan.
Namun, di balik karakter kuat yang membuatnya ramai diperbincangkan sebagai calon pelatih Timnas Indonesia itu, tersimpan sisi lain yang lebih personal dan kebapakan.
Sisi tersebut diungkap secara blak-blakan oleh salah satu pilar andalannya di lini tengah, Thom Haye.
Meskipun baru bergabung pada musim 2025/2026, gelandang berjuluk The Professor ini telah merasakan langsung sentuhan kepemimpinan Hodak dan memiliki pandangan yang mendalam tentang sang pelatih.
Menurut Thom Haye, citra Hodak yang sering terlihat meledak-ledak di pinggir lapangan sangat kontras dengan sosoknya saat berada di ruang ganti atau sesi latihan. Ia justru melihat Hodak sebagai seorang mentor yang sangat baik bagi tim.
“Saya merasa dia adalah mentor di dalam tim,” ujar Thom Haye dikutip dari I.League, Senin (17/11/2025).
“Memang kadang di pinggir lapangan dia emosional, tapi menurut saya di dalam latihan dan ketika bersama pemain, dia adalah orang baik,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar figur otoriter, Thom Haye menggambarkan Bojan Hodak sebagai pelatih yang sangat terbuka dan mudah diajak berdiskusi.
Hubungan yang terbangun tidak kaku, melainkan santai dan penuh keakraban layaknya sebuah keluarga.
Baca Juga: Jelang SEA Games 2025, Dua Fakta Penting Soal Timnas Indonesia U-22 yang Wajib Diketahui
Hal inilah yang menurut Haye menjadi kunci terbangunnya chemistry kuat di dalam skuad Maung Bandung.
“Kami bisa berbincang dengan baik, dia juga sangat santai. Saya punya relasi yang sangat baik dengannya dan bisa dilihat di lapangan juga kami berjuang bersama,” jelas Thom Haye.
“Kami semuanya memiliki chemistry yang bagus,” tutur lagi.
Testimoni Thom Haye ini sejalan dengan performa Persib di lapangan. Kemampuan Hodak dalam membangun hubungan personal yang kuat dengan para pemainnya terbukti menjadi kunci, seperti saat mereka melakukan comeback sensasional melawan Selangor FC.
Tertinggal 0-2, suntikan motivasi Hodak di ruang ganti terbukti mampu membangkitkan mental para pemain hingga akhirnya membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.
Adapun nama Bojan Hodak sempat muncul sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia, tapi pihak Persib Bandung telah membantahnya.
Berita Terkait
-
Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Pensiun di Usia 19 Tahun
-
Timur Kapadze atau Heimir Hallgrimsson? PSSI: Kami Sudah Kantongi Nama
-
Rekor Uji Coba Buruk Bayangi Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2025
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Lawan Singapura Jadi Pembuka
-
Setelah Sebulan Bungkam, Gerald Vanenburg Akhirnya Buka Suara Usai Dipecat PSSI
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Lupakan Kegagalan Lalu, John Herdman Janjikan Kebahagiaan Untuk 280 Juta Rakyat Indonesia
-
1100 Hari Absen karena Cedera ACL, Eks Barcelona dan AC Milan Mengaku Mendapat Mukjizat
-
Ricuh di Terowongan San Siro Usai Inter vs Juventus, Chiellini Terancam Sanksi
-
Ibu dari Kiper Keturunan Indonesia yang Trial di Atletico Madrid Beri Kode Naturalisasi?
-
Gagal di Werder Bremen, Ethan Kohler Pilih Pulang Kampung, Bakal Main di Super Liga?
-
Dion Markx Optimis Persib Lolos ke 8 Besar ACL 2
-
Harry Kane Cetak 500 Gol, Buru Rekor Robert Lewandowski, Vincent Kompany: Saya Gak Peduli!
-
Hansi Flick Ultimatum Barcelona: Bangkit atau Tenggelam Usai Dibantai Atletico!
-
Potensi Ciro Alves dan 2 Pemain Lagi Sebagai Opsi Penyerang Baru John Herdman
-
Luke Vickyer, Anak Tukang Rumput Lapangan Golf Masih Pikir-pikir Bela Timnas Indonesia