- Indonesia dan Kuba mengalami nasib serupa di Piala Dunia, yakni sama-sama pernah tampil pada edisi 1938 namun gagal lolos lagi hingga sekarang.
- Indonesia menjadi pionir Asia di Piala Dunia, meski tampil di tengah konflik internal antara PSSI dan federasi kolonial
- Kuba mencatat kejutan besar dengan mencapai perempat final 1938
Kisah Kuba: Kejutan yang Tak Terulang
Kuba tidak berpartisipasi pada dua edisi sebelumnya, namun mereka tampil mengejutkan ketika akhirnya lolos ke Prancis pada 1938.
Tim yang kala itu dilatih Jose Tapia menurunkan sederetan pemain lokal dari berbagai klub di Havana.
Di babak 16 besar, Kuba menghadapi Rumania dalam pertandingan yang dramatis.
Laga pertama berakhir imbang 3–3 setelah perpanjangan waktu.
Gol-gol Kuba dicetak Hector Socorro (dua gol) dan Jose Magriná.
Pertandingan ulang digelar empat hari kemudian, dan Kuba berhasil menang 2–1 lewat gol Socorro dan Carlos Oliveira.
Kemenangan ini mengantar mereka melaju ke perempat final untuk pertama dan satu-satunya dalam sejarah.
Namun petualangan itu berakhir pahit. Berhadapan dengan Swedia, Kuba kalah telak 0–8 di Antibes.
Baca Juga: Ivar Jenner Pasang Badan untuk Indra Sjafri, Kenapa?
Walaupun menyakitkan, pencapaian mencapai delapan besar tetap menjadi prestasi terbesar Kuba dalam sejarah sepak bola mereka.
Hingga kini, Kuba sudah 22 kali menjalani siklus kualifikasi Piala Dunia, namun tak pernah lagi lolos sejak 1938.
Beberapa kali mereka tidak mengikuti kualifikasi atau mundur karena alasan administratif dan politik.
Berita Terkait
-
Ivar Jenner Pasang Badan untuk Indra Sjafri, Kenapa?
-
Walau Kandas dari Indonesia, 2 Negara ini Justru Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Cristiano Ronaldo Selfie dengan Elon Musk hingga Presiden Trump, Messi Mana Bisa
-
Ditinggal Patrick Kluivert, Curacao Malah Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Gede Arjuna Surya Peddell, Pemain Keturunan Bali-Australia Bisa Jadi CM hingga CF
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya