- Bek kiri Timnas Indonesia, Tim Geypens, tampil produktif bersama FC Emmen di Liga Belanda meski absen dari skuad SEA Games.
- Timnas Indonesia U-22 menunjukkan hasil uji coba kurang memuaskan jelang SEA Games 2025 di Thailand, termasuk dibantai Mali 0-3.
- Regulasi menjadi hambatan bagi Geypens bergabung karena klub tidak wajib melepasnya di luar jendela FIFA, padahal ia WNI sejak Februari 2025.
Suara.com - Di saat Timnas Indonesia U-22 berjuang keras menemukan performa terbaiknya jelang misi mempertahankan medali emas SEA Games, sebuah ironi justru datang dari kasta kedua Liga Belanda.
Seorang bek kiri berlabel Timnas Indonesia yang tidak tersentuh skuad Indra Sjafri, Tim Geypens justru terus membuktikan kualitasnya dengan penampilan reguler dan produktif bersama klubnya, FC Emmen.
Persiapan skuad Garuda Muda untuk SEA Games 2025 di Thailand memang jauh dari kata ideal. Dalam empat laga uji coba terakhir melawan India dan Mali, tak satu pun kemenangan berhasil diraih.
Puncaknya adalah saat melawan Mali, di mana Indonesia dibantai 0-3 pada pertemuan pertama, sebelum akhirnya mampu memaksakan hasil imbang 2-2 pada laga kedua (18/11/2025).
Meski beberapa pemain diaspora seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra dilibatkan, hasil ini menunjukkan masih ada celah yang perlu ditambal.
Di sinilah nama Tim Geypens menjadi relevan. Bek berusia 20 tahun ini telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia sejak Februari 2025.
Namun, hingga kini ia belum pernah sekalipun mengenakan seragam Merah Putih di level manapun.
Hambatan utamanya bersifat regulasi. Karena belum pernah dipanggil ke tim senior, klubnya tidak memiliki kewajiban untuk melepasnya ke tim kelompok umur di luar jendela FIFA, seperti SEA Games. Situasi ini membuat peluangnya untuk bergabung terbilang sangat kecil.
Ironisnya di saat nasibnya di timnas tidak menentu, Geypens justru menjadi pilar penting bagi FC Emmen.
Baca Juga: Gabung Ajax Usai Dipecat PSSI, Denny Landzaat Justru Diremehkan di Belanda
Ia tampil secara reguler dengan catatan impresif 16 penampilan membukukan 2 go dan 1 assist di semua ajang.
Pembuktian terbarunya datang pada Sabtu (22/11/2025) malam WIB. Meskipun hanya masuk sebagai pemain pengganti selama 30 menit dalam hasil imbang 1-1 melawan Roda, kontribusinya sangat signifikan.
Sofascore memberinya rating tinggi 7 berkat catatan satu sapuan, dua recovery, satu tekel sukses, dan satu umpan silang akurat.
Performa konsisten Geypens di level kompetitif Eropa ini tak pelak memunculkan pertanyaan besar di tengah perjuangan Timnas Indonesia U-22 mencari komposisi terbaik, apakah PSSI dan Indra Sjafri telah melewatkan satu 'permata' berharga yang bisa menjadi pembeda di Thailand.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Heran Target Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Bukan Medali Emas
-
Timnas Malaysia U-22 Andalkan Striker Keturunan Skotlandia di SEA Games 2025
-
Vietnam Diperkuat Eks Gelandang Timnas Bulgaria U-21 di SEA Games 2025
-
Daftar Pemain Timnas Thailand U-22 untuk SEA Games 2025 Jadi Sorotan, Kabar Baik untuk Indonesia
-
Termasuk Timnas Indonesia, RI Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Marc Klok Kenang Tiga Tahun Berserajah Bareng Bojan Hodak: Bandung Mencintai Anda Selamanya
-
Bruno Fernandes Semprot Roy Keane: Dia Bohong!
-
Kata-kata Sedih Beckham Putra Berpisah dengan Bojan Hodak: Sulit Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Juara Premier League, David Raya Sebut Mentalitas Arsenal Meningkat Jelang Final Liga Champions
-
Arne Slot: Liverpool dan Saya Belum Sempurna
-
John Herdman Ubah DNA Timnas Indonesia, Garuda Tak Lagi Butuh Striker Murni
-
Man City Tanpa Pep Guardiola, Erling Haaland Garansi Era Juara The Citizens Belum Habis
-
Curhat Trio Brasil Persija Usai Gagal Juara, Singgung Rekor dan Loyalitas Jakmania
-
Lionel Messi Cedera Hamstring, Inter Miami Ungkap Kondisinya Jelang Piala Dunia 2026
-
Pelatih Ajax Akui Kehebatan Maarten Paes Hadapi Penalti: Dia Kiper Lincah yang Bagus