- Trofi Jules Rimet Piala Dunia 1966 hilang dari pameran di Inggris saat dipamerkan pada 20 Maret 1966.
- Setelah pencurian, pelaku sempat mengirim bagian trofi dan meminta tebusan £15.000 sebelum ditemukan anjing bernama Pickles.
- Keluarga gangster mengklaim Sidney Cugullere sebagai pencuri utama, namun tidak ada hukuman resmi terkait pencurian tersebut.
Polisi pun segera turun tangan dan melakukan penyelidikan besar-besaran, salah satu yang terbesar dalam sejarah Scotland Yard.
Pelaku Minta Uang Tebusan
Tiga hari setelah hilang, bagian atas trofi dikirim ke rumah Ketua FA dan Chelsea FC, Joe Mears.
Bersama potongan itu, terdapat surat ancaman dan permintaan tebusan sebesar £15.000.
Polisi lalu memancing pertemuan dengan perantara bernama Edward Betchley (atau “Jackson”), seorang penjahat kecil yang diduga terlibat dalam jaringan penadah.
Dalam operasi penyergapan di Battersea Park, Betchley menunjukkan uang palsu yang disiapkan polisi, namun ia menyadari mobilnya dibuntuti dan melarikan diri.
Ia akhirnya ditangkap, tetapi menegaskan bahwa dirinya hanya kurir dan tidak tahu lokasi trofi.
Hingga kini, perannya tetap misterius, dan ia meninggal tanpa mengungkap identitas orang-orang yang berada di balik pencurian tersebut.
Di tengah kebuntuan penyelidikan, secercah harapan datang dari tempat yang paling tidak terduga, seekor anjing kampung bernama Pickles.
Baca Juga: FIFA Atur Ulang Undian Piala Dunia 2026: 4 Tim Unggulan Dipastikan Tak Segrup
Pada 27 Maret 1966, David Corbett berjalan keluar rumahnya di Beulah Hill, London Selatan, ketika anjingnya mulai mengendus sebuah paket mencurigakan di bawah semak.
Saat dibuka, tampak sebuah alas hitam dengan lapisan emas dan itu adalah Jules Rimet yang hilang selama tujuh hari.
Corbett langsung menjadi pahlawan nasional, sementara Pickles menjadi selebritas dunia.
Anjing itu menghadiri acara televisi, menghadiri pesta makan mewah, hingga bermain dalam film komedi The Spy With The Cold Nose.
Pickles bahkan dianugerahi medali kehormatan oleh National Canine Defence League.
Misteri 59 Tahun yang Tak Pernah Tuntas
Bertahun-tahun lamanya, identitas pencuri tetap misteri.
Namun, pengakuan mengejutkan dari keluarga gangster London, Sidney Cugullere.
Gary, putra Reg Cugullere, mengungkapkan kepada Daily Mirror bahwa pamannya, Sidney, adalah pelaku utama.
“Paman saya mengambil trofi itu hanya untuk sensasi, bukan uang,” kata Gary.
Ia mengaku bahwa sang paman mencuri piala itu secara spontan, tanpa rencana matang dan tanpa tujuan untuk dijual.
“Begitu keluar dari gedung, Sid mengangkat jaketnya dan menunjukkan piala itu pada ayah saya. Ayah saya terkejut setengah mati,” ujar Gary.
Trofi itu sempat disembunyikan di gudang batu bara milik ayah mertua Reg. Karena panik dan sadar bahwa trofi itu mustahil dijual, dua bersaudara itu berencana mengembalikannya.
Meski pengakuan Gary membawa perspektif baru, banyak detail tetap menjadi misteri.
Tidak ada satu pun orang yang pernah dihukum secara resmi atas pencurian Jules Rimet.
Sidney Cugullere wafat pada 2005 tanpa pernah diinterogasi, sementara Reg meninggal pada 2012.
Berita Terkait
-
FIFA Atur Ulang Undian Piala Dunia 2026: 4 Tim Unggulan Dipastikan Tak Segrup
-
Here We Go! PSSI Dilaporkan Komunikasi Intens dengan Giovanni van Bronckhorst
-
Manchester United Keok di Old Trafford, Ruben Amorim Ungkit Memori Pahit Musim Lalu
-
FIFA dan SFD Siapkan Dana Rp16,694 Triliun untuk Bangun Stadion di Negara Berkembang
-
Fans Arsenal Diminta Lebih Hargai Leandro Trossard, Rio Ferdinand: Dia Sosok Penting
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan