- PSIM Yogyakarta kalah 0-2 dari Persija Jakarta di SUGBK pada 28 November, membuat PSIM tertahan di posisi keempat klasemen.
- Pelatih Jean-Paul van Gastel tetap bangga karena PSIM melampaui ekspektasi dengan perjuangan keras meraih poin selama 13 pertandingan.
- Debut kiper ketiga Khairul Fikri dinilai solid, dan kehadiran suporter PSIM berlangsung aman dan damai di tengah larangan.
Suara.com - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengakui keunggulan Persija Jakarta setelah timnya kalah 0-2 dalam laga BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (28/11).
Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi PSIM musim ini, namun Van Gastel menegaskan timnya tetap pantas diapresiasi atas performa sepanjang kompetisi.
Hasil tersebut membuat PSIM tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 22 poin dari 13 pertandingan.
Meski demikian, Van Gastel menilai anak asuhnya tampil cukup baik, terutama melihat tekanan besar yang diberikan Persija sejak menit awal.
“Persija layak menang, namun kami tidak tampil buruk. Kami memulai laga dengan cukup baik, tapi di babak pertama kami banyak kehilangan bola dan mereka menekan kami dengan luar biasa,” ujar Van Gastel.
Meski tumbang, pelatih asal Belanda itu tetap menaruh kebanggaan besar pada skuatnya.
Ia menegaskan bahwa capaian PSIM sejauh ini sudah melampaui banyak ekspektasi.
“Saya sangat bangga dengan tim saya. Selama 13 pertandingan, kami berjuang keras untuk mendapat poin. Tidak seorang pun menyangka kami bisa berada setinggi ini di klasemen,” lanjutnya.
Dalam pertandingan di Jakarta tersebut, Van Gastel juga memberi kesempatan debut bagi kiper ketiga PSIM, Khairul Fikri.
Baca Juga: Hasil Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, 2 Gol Telat Untuk Ultah Macan Kemayoran ke-97
Meski tampil dalam tekanan besar dan hingga 70 ribu penonton memenuhi SUGBK, Fikri dinilai tampil cukup solid.
“Saya sangat puas dengan Fikri. Situasinya sangat sulit untuk seorang kiper ketiga yang debut tandang melawan Persija dengan atmosfer sebesar ini,” kata Van Gastel.
Pertandingan Persija vs PSIM juga mencuri perhatian karena hadirnya kelompok suporter PSIM di SUGBK, meski regulasi I.League melarang kehadiran suporter tim tamu.
Namun laga berlangsung aman dan penuh rasa hormat antarkedua kelompok pendukung.
“Menyenangkan melihat banyak suporter kami datang jauh-jauh dari Yogyakarta. Itu memberi energi besar untuk tim. Dan lebih menyenangkan lagi melihat kedua suporter bisa bersama dalam suasana damai, menikmati pertandingan tanpa konflik,” ujar Van Gastel.
Ia berharap atmosfer positif seperti ini bisa menjadi pertimbangan federasi untuk meninjau kembali larangan suporter tandang.
Berita Terkait
-
Hasil Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, 2 Gol Telat Untuk Ultah Macan Kemayoran ke-97
-
Rizky Ridho Bertahan, Persija: Tak Ada Paksaan
-
Susunan Pemain Persija vs PSIM Yogyakarta di BRI Super League 28 November 2025
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, Jumat 28 November 2025
-
Ribuan Personel Gabungan Jaga Ketat Laga Persija vs PSIM di GBK: Suporter Diimbau Tertib
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Aksi El Preman Justin Hubner di Belanda: Bela Pemain Timnas Indonesia, Labrak NAC Breda
-
Bantai Timor Leste 4-0, Kurniawan Dwi Yulianto Soroti Kelemahan Timnas Indonesia U-17
-
Presiden Meksiko Ungkap Alasan FIFA Tolak Iran Pindah Venue Piala Dunia 2026 ke Negaranya
-
Liverpool Vs PSG di Liga Champions, Alisson Becker Dikonfirmasi Masih Absen
-
Peluang Besar! Pemain Keturunan Aceh Berpotensi Tampil di Liga Champions
-
Jan Olde Riekerink Ungkap Kunci Tumbangkan Malut United di Ternate
-
Kurniawan Dwi Yulianto Puji Setinggi Langit Gol Salto Dava Yunna ke Gawang Timor Leste
-
3 Pemain Gacor di Pekan ke-27 BRI Super League, Satu Pemain Berpotensi Masuk ke Timnas Indonesia?
-
Muncul Rumor Bojan Hodak Punya Gaji Lebih Besar dari John Herdman, Gimana Kenyataannya?