- Francesco Totti menceritakan pendukung setia menangis histeris setelah bertemu dirinya di jalanan ibu kota Italia.
- Totti berencana kembali menonton AS Roma di Stadio Olimpico karena merasa selalu menjadi bagian dari para penggemar.
- Legenda Roma itu menilai Paulo Dybala lebih cocok bermain sebagai gelandang serang daripada posisi false nine.
Suara.com - Legenda AS Roma, Francesco Totti, membagikan kisah emosional tentang pertemuannya dengan seorang pendukung setia Giallorossi yang menangis tak terkendali saat bertemu dirinya di jalan.
Dalam wawancaranya bersama DAZN jelang laga penting Roma kontra Napoli, Totti juga memberikan pandangan tegas mengenai posisi terbaik Paulo Dybala.
Totti mengungkap bahwa meski sudah hampir tiga tahun tidak menyaksikan langsung pertandingan Roma di Stadio Olimpico, ia berencana kembali dalam waktu dekat.
“Saya merindukannya. Saya selalu merasa sebagai bagian dari para fans,” ujarnya.
Ikon sepak bola ibu kota Italia itu menceritakan sebuah kejadian yang berlangsung sekitar sebulan lalu.
“Saat berhenti di lampu merah, ada seseorang yang melihat saya. Dia bilang, ‘Saya mengenalimu, kapten.’ Saya melambaikan tangan dan melaju saat lampu hijau menyala,” kata Totti.
Namun pada lampu merah berikutnya, Totti melihat pria itu menangis sejadi-jadinya.
“Dia berkata, ‘Kamu tidak tahu apa yang sudah kamu lakukan untuk saya selama 25 tahun. Saya mencintaimu lebih dari ibu saya,"
"Saya membeli tiket musiman di Tribun Tevere hanya untuk berharap melihatmu keluar dari tangga. Kalau pertandingan dimulai dan kamu tidak muncul, saya pulang.’ Dia bahkan tidak meminta foto, hanya menangis.”
Baca Juga: Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo
Totti Nilai Roma Belum Maksimal di Era Gasperini
AS Roma kini memimpin klasemen Serie A di bawah besutan Gian Piero Gasperini. Meski demikian, Totti menilai Giallorossi masih bisa tampil lebih baik.
“Saya belum melihat Roma ala Gasperini sepenuhnya. Saya berharap mereka bisa berkembang, tetapi yang terpenting adalah hasil dan itu sudah bagus,” kata peraih Scudetto 2000–2001 tersebut.
Karena kurangnya kontribusi maksimal dari Artem Dovbyk dan Evan Ferguson, Gasperini kerap menempatkan Paulo Dybala sebagai false nine.
Namun Totti menilai posisi tersebut tidak cocok untuk sang bintang Argentina.
“Tidak, dia tidak punya kapasitas untuk itu. Dia tidak lagi memiliki fisik sebagai penyerang tengah,” ujar Totti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Klub Arab Saudi Goda Lionel Messi dengan Kontrak Tak Masuk Akal, Minta Apa Saja Dikasih
-
Bicara Persaingan Juara Musim 2025/2026, Bojan Hodak Sebut Persija dan Malut United
-
Real Madrid Kalah Memalukan, Vinicius Junior Jadi Korban Serangan Rasial
-
Jarak Pandang Nyaris Nol, Laga Bayern Munich vs Koln Sempat Dihentikan Gegara Asap
-
Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF
-
Scaloni Buka Suara soal Messi dan Daftar Pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026
-
UEFA Umumkan Pendapatan Klub Serie A Italia: Inter Raih Rp2,3 T, Juventus dan AC Milan Menyusul
-
Gandeng Rizky Ridho hingga Nova Arianto, ASICS Luncurkan Sepatu Bola di Awal 2026
-
Sosok Lisa Carrick, Istri Michael Carrick Pernah Head to Head dengan Roy Keane
-
Sudah Pegang Tiket Piala Dunia 2026, Tapi Ditolak Masuk AS, FIFA Lepas Tangan