Bola / Bola Indonesia
Minggu, 30 November 2025 | 22:20 WIB
Potret Cyrus Margono (bolatimes.com)
Baca 10 detik
  • Kiper keturunan Indonesia, Cyrus Margono, resmi berpisah dengan klub Kosovo, KF Dukagjini, atas kesepakatan bersama.
  • Keputusan perpisahan ini diumumkan Cyrus pada Minggu (30/11) melalui akun Instagram pribadinya sebagai pemain bebas transfer.
  • Selama musim 2025/26, Cyrus tampil 12 laga, mencatat empat *cleansheet*, menjadikannya target potensial klub Indonesia.

Suara.com - Kiper keturunan Indonesia, Cyrus Margono, resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub kasta tertinggi Kosovo, KF Dukagjini.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh sang pemain melalui akun Instagram pribadinya, Minggu (30/11).

Cyrus menegaskan bahwa perpisahan ini terjadi secara baik-baik berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

“Saya telah sepakat untuk berpisah dengan KF Dukagjini atas kesepakatan bersama,” tulis Cyrus.

Pemain berusia 24 tahun itu juga menyampaikan apresiasi kepada klub yang telah memberinya kesempatan tampil reguler dalam beberapa musim terakhir.

Kiper Keturunan Indonesia Cyrus Margono (dok instagram Cyrus Margono)

“Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan selama saya berada di sini. Saya berharap klub ini meraih kesuksesan di masa depan.”

Selama musim 2025/26, Cyrus tampil dalam 12 pertandingan, mencatat 4 cleansheet, dan kebobolan 15 gol.

Angka tersebut dinilai cukup kompetitif untuk ukuran liga Eropa Timur dan bisa menjadi modal penting dalam upayanya mencari klub baru.

Performatanya yang stabil juga membuat namanya kembali ramai diperbincangkan di Indonesia, terlebih setelah ia resmi memiliki paspor Indonesia sejak 21 Maret lalu.

Baca Juga: Persib Kobok Kobok Madura United 4-1, Thom Haye Cetak Gol Perdana

Dengan status bebas transfer, Cyrus kini menjadi salah satu nama potensial untuk diboyong klub-klub Super League 2025/26.

Dua raksasa, Persib Bandung dan Persija Jakarta, diketahui aktif memanfaatkan pemain abroad dalam beberapa musim terakhir.

Kepindahan Cyrus ke Indonesia bisa menjadi langkah berani yang sekaligus menguatkan persaingan posisi kiper lokal di liga maupun tim nasional.

Kontributor: M.Faqih

Load More