- Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), viral karena video dugaan menampar pemain Ulsan HD, Jung Seung-hyun.
- Jung Seung-hyun menyesal atas insiden tersebut dan menganggap tindakan STY sebagai bentuk penyerangan fisik yang tidak wajar.
- Publik Korea terbelah, sementara Jung menunggu pernyataan resmi dari klub dan kapten tim mengenai klarifikasi insiden ini.
Suara.com - Nama mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), tengah menjadi bahan perbincangan panas di Korea Selatan.
Sebuah video yang memperlihatkan dirinya diduga menampar pemain saat masih menangani Ulsan HD tersebar luas dan menjadi viral di sosial media.
Publik pun terbelah antara yang membela dan mengecam tindakan tersebut.
Kasus ini mencuat setelah media Korea Selatan, Fourfourtwo.co.kr, memberitakan bahwa Shin Tae-yong disebut telah melakukan penganiayaan terhadap bek Ulsan, Jung Seung-hyun.
Laporan tersebut menyebut insiden tamparan itu terjadi ketika STY masih menjabat pelatih dan momen tersebut ternyata terekam dalam video yang kini ramai dibahas netizen Korea Selatan.
Bek tengah Ulsan, Jung Seung-hyun, mengungkap kebenaran mengenai perseteruannya dengan mantan manajernya itu.
Ia mengaku menyesal atas kejadian tersebut dan menyayangkan tindakan Shin Tae-yong.
"Jung menyatakan penyesalannya, mengatakan bahwa Shin bahkan menampar wajahnya," tulis FourFourTwo.
Jung menilai tindakan STY tidak bisa dianggap wajar, terutama ketika korban merasakan hal itu sebagai bentuk serangan.
Baca Juga: Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Cedera
"Dan jika orang yang ditampar menganggapkan sebagai penyerangan, maka itu adalah penyerangan," tulis Fourfourtwo.
Jung mengaku kaget karena video tersebut bocor dan menjadi konsumsi publik.
Ia mengatakan keluarganya sangat terguncang setelah melihat rekaman tersebut.
"Saya tidak tahu persis bagaimana video itu beredar, tetapi banyak orang khawatir, dan orang tua saya kesal, ketika saya mengalaminya, saya merasa sangat bersalah."
Pemain berusia 31 tahun itu bahkan sempat mempertanyakan apakah tindakan tersebut bisa dibenarkan atau tidak.
"Saya bahkan berpikir 'apakah ini benar," kata Jung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Cegah Penyalahgunaan Transaksi, BRI Perketat Klasifikasi Rekening Aktif Hingga Dormant
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian
-
Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK