- Pengundian Piala Asia U-17 2026 akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
- Timnas Indonesia U-17 menempati Pot 2 karena sukses mencapai perempat final edisi sebelumnya.
- Juara grup dan runner-up akan otomatis lolos ke perempat final Piala Dunia U-17 2026.
Suara.com - Langkah Timnas Indonesia U-17 menuju panggung Piala Asia U-17 2026 akan segera ditentukan.
Dalam acara drawing atau pengundian yang akan digelar pada 12 Februari 2026 mendatang, skuad Garuda Asia dipastikan akan menempati Pot 2.
Penempatan di Pot 2 ini merupakan buah manis dari prestasi gemilang di edisi sebelumnya.
Keberhasilan menembus babak perempat final Piala Asia U-17 2025, yang sekaligus mengantar mereka ke Piala Dunia U-17 memberikan privilege bagi Timnas Indonesia U-17 untuk lolos otomatis ke putaran final kali ini tanpa harus melalui babak kualifikasi.
Namun di antara delapan negara lain yang juga lolos otomatis, peringkat Garuda Asia menjadi yang paling buncit. Hal inilah yang membuat mereka tidak masuk dalam pot unggulan.
Dengan berada di Pot 2, tim Merah Putih akan bersanding dengan tiga negara kuat lainnya yaitu Tajikistan, Korea Utara, dan Australia.
Namun, ancaman sesungguhnya datang dari Pot 1. Skuad Garuda dipastikan akan berada satu grup dengan salah satu dari empat raksasa Asia yang menghuni pot unggulan yaitu Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, dan Arab Saudi
Di atas kertas, skenario grup neraka sangat mungkin terjadi. Selain satu lawan dari Pot 1, Indonesia juga akan dihadapkan pada para kuda hitam berbahaya dari Pot 3 (Thailand, Vietnam, UEA, Yaman) dan Pot 4 (Qatar, China, Myanmar, India).
Sebanyak 16 tim akan dibagi ke dalam empat grup. Nantinya, delapan tim terbaik (juara dan runner-up grup) akan melaju ke babak perempat final, sekaligus secara otomatis mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026.
Baca Juga: Keren! Bintang Timnas Indonesia U-17 Gabung Tim Amerika Serikat
Drawing itu sendiri akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Kini publik sepak bola Tanah Air menanti dengan harap-harap cemas, siapa saja yang akan menjadi lawan bagi generasi baru Garuda Asia dalam perjuangan mereka di Arab Saudi pada 7-24 Mei 2026 mendatang.
Berita Terkait
-
Terlempar ke Pot 3, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka di Piala AFF 2026
-
Alasan PSSI Melarang Nova Arianto Mendampingi John Herdman
-
Nova Arianto Tak Disodorkan Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Bekas Tangan Kanan Shin Tae-yong, Nova Arianto Tak Bakal Jadi Asisten John Herdman
-
3 Pelatih Lokal yang Berpotensi Jadi Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Ini Alasan Sebenarnya Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Kaget Lihat Performa Marselino Ferdinan, John Herdman: Saya Benar-benar Melihat...
-
Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain
-
Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia