-
Calvin Verdonk cedera hamstring dan absen dari Lille.
-
Pelatih Genesio mengonfirmasi cedera dan status Broholm (radang amandel).
-
Belum ada kepastian kapan Verdonk, bek Timnas, akan kembali bermain.
Suara.com - Kondisi terkini dari bek pilar Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, menyajikan berita yang kurang menggembirakan bagi penggemar sepak bola nasional.
Manajer klub Lille, Bruno Genesio, telah memberikan konfirmasi resmi mengenai cedera yang dialami pemain naturalisasi berusia 28 tahun tersebut.
Verdonk dilaporkan mengalami masalah pada otot hamstring yang memaksa dia untuk menepi sementara waktu dari aktivitas kompetisi.
Penggawa yang biasa mengisi sisi kiri pertahanan ini tidak terlihat saat Lille berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Le Havre.
Pertandingan tersebut merupakan bagian dari rangkaian lanjutan Liga Prancis 2025-2026 yang digelar di Stade Oceane, Le Havre, pada hari Minggu (30/11/2025) lalu.
Absennya kali ini menambah rentetan masalah partisipasi Verdonk, yang sebelumnya juga sempat dilarang bermain akibat hukuman kartu merah.
Selain Verdonk, skuad Lille juga tidak diperkuat oleh Marius Broholm dalam laga krusial menghadapi Le Havre.
Genesio menjelaskan bahwa Broholm harus absen dari pertandingan tersebut karena tengah menderita radang amandel.
Pelatih berkebangsaan Prancis ini secara eksplisit menyampaikan alasan ketidakhadiran kedua pemain kuncinya dalam sesi wawancara.
Baca Juga: Statistik Gila Jay Idzes di Serie A: Tak Tergantikan 12 Laga Beruntun di Sassuolo
“Mengenai Marius (Broholm), ia menderita radang amandel. Ia tidak berlatih kemarin atau sehari sebelumnya," kata Genesio dilansir dari Le Petit Lillois, Senin (1/12/2025).
Genesio menambahkan keterangan tentang usaha Broholm untuk kembali berlatih sebelum pertandingan.
"Ia menjalani sesi latihan pagi ini, tetapi ia merasa belum cukup sehat untuk berpartisipasi dalam pertandingan,” jelasnya.
Genesio juga memberikan penekanan khusus bahwa cedera hamstring adalah penyebab mutlak ketidakhadiran Verdonk dari daftar pemain yang berlaga.
Konfirmasi dari Genesio menepis spekulasi lain mengenai kondisi bek penting tersebut.
“Calvin (Verdonk) kembali berlari pagi ini, dan kami berharap ia dapat kembali sesegera mungkin. Ia mengalami cedera hamstring,” ungkap Genesio.
Kekosongan yang ditinggalkan Verdonk menjadi tantangan berat, tidak hanya untuk skema pertahanan Les Dogues—julukan Lille—tetapi juga bagi Garuda di kancah internasional.
Posisi bek sayap kiri yang biasanya diisi oleh mantan pemain NEC Nijmegen itu kini harus diisi oleh opsi lain.
Selama musim ini bergulir, Verdonk telah menunjukkan kontribusi signifikan dengan mencatatkan total sembilan penampilan di semua kompetisi.
Catatan tersebut mencakup empat pertandingan penting yang ia lakoni dalam turnamen Liga Eropa 2025/2026.
Perannya yang tak tergantikan di sektor kiri pertahanan telah menjadikannya elemen penting dalam strategi permainan tim.
Kecepatan dan kemampuan bertahan Verdonk seringkali menjadi penentu keseimbangan tim.
Hingga saat artikel ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai perkiraan waktu pasti kapan Verdonk dapat kembali bermain.
Proses pemulihan dari cedera hamstring membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati dan intensif.
Tim medis Lille sedang mengoptimalkan berbagai upaya agar Verdonk dapat segera pulih sepenuhnya.
Tujuannya adalah agar pemain tersebut bisa kembali memperkuat klubnya dan memenuhi panggilan tugas dari negara.
Ketidakpastian jadwal kembali Verdonk akan menjadi perhatian utama bagi staf pelatih Timnas Indonesia menjelang agenda pertandingan mendatang.
Kesehatan dan fitness Verdonk akan terus dipantau secara ketat.
Harapan besar disematkan agar Verdonk segera kembali ke lapangan hijau tanpa mengalami kemunduran dalam pemulihannya.
Keterlambatan pemulihan bisa saja berdampak pada kesempatan bermainnya di level klub dan internasional.
Lille harus mencari solusi efektif untuk menutupi lubang yang ditinggalkan Verdonk di lini belakang.
Kehilangan pemain sekaliber Verdonk tentu akan memengaruhi kedalaman skuad.
Fokus saat ini adalah pada rehabilitasi total untuk menghindari risiko cedera berulang.
Verdonk sendiri diharapkan dapat menjaga motivasi dan semangatnya selama menjalani masa pemulihan.
Keberhasilan dalam proses ini akan menjadi kunci bagi karir jangka panjangnya.
Seluruh penggemar Timnas Indonesia menantikan comeback dari Verdonk sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Real Madrid Kalah Memalukan, Vinicius Junior Jadi Korban Serangan Rasial
-
Jarak Pandang Nyaris Nol, Laga Bayern Munich vs Koln Sempat Dihentikan Gegara Asap
-
Media Vietnam Soroti Reaksi John Herdman yang Kaget Timnas Indonesia Belum Pernah Juara Piala AFF
-
Scaloni Buka Suara soal Messi dan Daftar Pemain Argentina untuk Piala Dunia 2026
-
UEFA Umumkan Pendapatan Klub Serie A Italia: Inter Raih Rp2,3 T, Juventus dan AC Milan Menyusul
-
Gandeng Rizky Ridho hingga Nova Arianto, ASICS Luncurkan Sepatu Bola di Awal 2026
-
Sosok Lisa Carrick, Istri Michael Carrick Pernah Head to Head dengan Roy Keane
-
Sudah Pegang Tiket Piala Dunia 2026, Tapi Ditolak Masuk AS, FIFA Lepas Tangan
-
Profil Anak John Herdman yang Pernah Bikin Timnas Indonesia U-20Kewalahan
-
John Herdman Bakal Tanding Lawan Eks Pelatih Timnas Indonesia di FIFA Series 2026