-
FIFA memastikan Timnas Iran tetap bertanding di Piala Dunia 2026 meskipun ada konflik politik.
-
Sekjen FIFA menegaskan olahraga tidak boleh dicampuradukkan dengan urusan diplomatik antarnegara yang bersengketa.
-
Penyelenggara menjamin keamanan Iran saat bertanding di Amerika Serikat lewat koordinasi tiga tuan rumah.
Suara.com - Ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran mengambil serta-merta mengubah sikap FIFA terhadap keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan bahwa sepak bola tidak boleh dicampuradukkan dengan urusan politik.
Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di tiga negara tuan rumah yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Pada fase grup, Iran mengadakan pertandingan di wilayah Amerika Serikat. Kondisi ini memunculkan spekulasi mengingat hubungan diplomatik kedua negara tengah berada dalam situasi sensitif.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, sebelumnya sempat menyinggung kemungkinan kita tidak dapat mengambil bagian jika konflik yang terjadi tak kunjung mereda.
Pernyataan tersebut memicu beragam asumsi, termasuk potensi sanksi atau sanksi terhadap Iran.
Namun, Grafstrom memastikan bahwa fokus FIFA saat ini tetap pada kelancaran dan keamanan turnamen, tanpa diskriminasi terhadap peserta mana pun.
"Kami telah melakukan pengundian babak final di Washington yang diikuti oleh semua tim, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi," kata dia, dikutip dari ESPN.
"Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah tuan rumah seperti yang selalu kami lakukan dalam situasi apa pun," jelasnya.
FIFA disebut tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan di tengah dinamika politik global yang masih berkembang.
Baca Juga: 2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
Mereka memilih untuk memadukan situasi secara cermat, terutama yang berkaitan dengan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
“Saya membaca berita (tentang Iran) pagi ini dengan cara yang sama seperti Anda. Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara detail," tegasnya.
"tetapi kami akan menyatukan perkembangan seputar semua isu di seluruh dunia,” pungkas Grafstrom memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tanpa Ampun, Vietnam Bantai Timor Leste 10-0
-
Striker Andalan Siap 100 Persen, Persib Bandung Percaya Diri Sikat Dewa United?
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Arsenal ke Semifinal Liga Champions Lagi, Mikel Arteta: Saya Sangat Bangga!
-
Roy Keane Desak Declan Rice Tampil Lebih Barbar Saat Man City vs Arsenal
-
Pelatih Persib Heran dengan Dewa United: Skuad Mewah Posisi Papan Tengah
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Real Madrid Tersingkir dari Liga Champions, Florentino Perez Ngamuk di Ruang Ganti
-
Deretan Bintang Timnas Indonesia yang akan Absen di Piala AFF 2026