- Timur Kapadze menekankan pentingnya pendekatan strategis sistematis dan keseimbangan dalam meningkatkan performa Timnas Indonesia.
- Filosofi dasar yang dianjurkan adalah permainan proaktif dan agresif sesuai tuntutan sepak bola modern saat ini.
- Pekerjaan rumah terbesar Timnas adalah penerapan komprehensif *sport science*, termasuk analisis fisik dan psikologis pemain.
Ini memang menuntut pendekatan yang lebih aktif dan agresif. Dari pengamatannya, ada beberapa aspek yang bisa dilakukan skuad Merah Putih agar lebih sukses.
“Karena, sepak bola sekarang kan harus aktif, agresif, dan memiliki kelompok-kelompok dalam tim. Jadi, ada beberapa hal yang saya perhatikan bisa diterapkan oleh Timnas Indonesia,” lanjut pelatih asal Uzbekistan itu.
Meskipun demikian, pelatih berusia 44 tahun itu mengatakan bahwa pendapatnya ini hanya disampaikan secara umum. Sebab, butuh penyampaian yang lebih komprehensif karena kompleksitas sepak bola.
“Sebetulnya, jika menceritakan secara umum juga tidak tepat. Karena, dalam sepak bola itu terdiri dari banyak rincian, terutama permainan di lapangan itu hanya sebagian kecil saja dari persiapan,” kata Timur.
Menurut dia, ada banyak hal yang harus dilakukan Timnas Indonesia agar mampu berprestasi.
Hal ini utamanya mengacu pada sport science, baik dalam mengukur performa pemain hingga menyentuh aspek psikologis.
“Jadi, yang menjadi pekerjaan rumah itu sangat besar. Ada analisis setiap pemain, baik sebelum dan sesudah pertandingan. Di aspek ini, ada banyak ilmu pengetahuan, ada analisis, psikologi. Jadi, rinciannya begitu banyak yang harus diterapkan,” pungkas Kapadze.
Berita Terkait
-
Timur Kapadze Batal, Apakah Giovanni van Bronckhorst Jawaban untuk Timnas Indonesia?
-
Mauro Zijlstra dan Dion Markx Gabung, Kekuatan Timnas Indonesia U-22 Berlipat Ganda
-
Suporter Thailand Ancam Boikot SEA Games 2025 Gegara Beli Tiket Wajib Pakai KTP
-
Banyak Trofi tapi Sering Dipecat! Ini Rapor Plus Minus Van Bronckhorst, Calon Pelatih Garuda
-
Duet Marselino-Rafael Struick, Senjata Baru Garuda Muda Rebut Emas SEA Games 2025
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
-
Tak Dikasih Nomor Punggung 2, Eks Bek AC Milan Kecewa Berat hingga Serang Allegri
-
Deretan Insiden Persebaya vs Persib: Benturan Horor Federico Barba hingga Kekonyolan Adam Alis
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan
-
Soroti Kepemimpinan Wasit, Marc Klok Sebut Persib Harusnya Menang atas Persebaya
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC