- Pertandingan Persija vs PSIM pada 28 November 2025 mencetak rekor 56.150 penonton di SUGBK.
- Rekor penonton tersebut diperkirakan akan terpecahkan lagi pada putaran kedua Super League 2025/2026.
- Persija memiliki potensi besar mencetak rekor baru saat menjamu Persib dan Persebaya di stadion besar.
Suara.com - Atmosfer kompetisi Super League 2025/2026 semakin memanas terutama setelah pecahnya rekor jumlah penonton pada pertandingan Persija Jakarta kontra PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (28/11/2025).
Laga tersebut tercatat dihadiri 56.150 penonton, menjadikannya jumlah kehadiran terbanyak sepanjang musim ini.
Angka itu melewati catatan sebelumnya milik Persebaya Surabaya ketika menjamu Persija pada pekan kesembilan, 18 Oktober 2025, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), yang menghadirkan 33.432 penonton, termasuk ribuan The Jakmania yang memadati tribun tamu.
Namun, rekor tersebut diyakini tidak akan bertahan lama.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, selaku operator kompetisi menegaskan bahwa rekor itu hampir pasti akan kembali terpecahkan pada putaran kedua Super League.
Menurut Ferry, Persija memiliki peluang besar untuk mencatatkan sejarah baru karena klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut mempunyai dua stadion berkapasitas raksasa: Jakarta International Stadium (JIS) dengan daya tampung 82 ribu penonton, serta SUGBK dengan kapasitas 77 ribu penonton.
Pada putaran kedua, Persija dijadwalkan menjamu dua rival klasik, yaitu Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, dua pertandingan yang berpotensi menghadirkan antusiasme luar biasa suporter.
Ferry tidak menampik bahwa laga-laga tersebut berpeluang kembali memecahkan rekor.
Berdasarkan jadwal resmi, Persija akan bertemu Persebaya pada 11 April 2026, sementara duel panas kontra Persib akan berlangsung pada 10 Mei 2026.
Baca Juga: Waduh! Shin Tae-yong Pesimistis Rizky Ridho Bisa Memenangi FIFA Puskas Award 2025
"Mungkin ini rekor pertama dan kami di I League punya keyakinan bahwa akan ada rekor-rekor yang baru karena masih ada big match lain, mungkin nanti akan ada Persija vs Persib, atau Persib vs Persija, kemudian ada Persija vs Persebaya," kata Ferry Paulus kepada awak media.
Tak hanya Persib dan Persebaya, pertandingan Persija kontra Borneo FC Samarinda juga dianggap berpotensi menyedot ribuan suporter apabila kedua tim masih bersaing di papan atas.
"Nanti kalau akan bertanding yang bertahan di ranking 1-2 pasti nanti juga akan menjadi big match antara Persija dengan Borneo," ujar Ferry Paulus.
Ferry menyambut positif lahirnya sederet rekor baru musim ini, yang menurutnya menjadi sinyal kuat meningkatnya animo pecinta sepak bola dalam negeri untuk hadir langsung ke stadion.
"Ya itu harapan kita di Liga, rekor demi rekor itu harus bisa terlampaui, dan yang paling penting sebenarnya Liga selalu berharap semua regulasi yang ditetapkan bisa berjalan dengan lancar, dengan baik, dan nonton pertandingan bagus dan pulang juga nyaman," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi