- Timnas Indonesia U-22 akan tampil dengan lima pemain keturunan sekaligus di SEA Games 2025, mencetak sejarah baru.
- Lima pemain diaspora tersebut adalah Dion Markx, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Jens Raven, dan Rafael Struick dalam komposisi 23 nama.
- Indonesia di Grup C bersama Myanmar dan Filipina, memulai laga perdana pada 8 Desember 2025.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 menorehkan catatan baru jelang bergulirnya SEA Games 2025. Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, skuad Garuda Muda tampil dengan lima pemain keturunan sekaligus—sebuah perubahan besar dalam strategi pembentukan tim.
Dari total 23 nama yang dipilih pelatih, terdapat Dion Markx, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, Jens Raven, dan Rafael Struick. Komposisi ini memecahkan rekor sejak SEA Games mulai menerapkan format kelompok umur pada 2003.
Biasanya Indonesia hanya membawa satu pemain keturunan per edisi. Diego Michiels hadir pada 2011 dan 2013, Ezra Walian pada 2017, sementara Ronaldo Kwateh menjadi satu-satunya pemain diaspora di edisi 2021.
Kehadiran lima pemain berdarah campuran tahun ini menandai babak baru dalam proses penguatan kedalaman skuad, sekaligus memberi warna segar pada gaya bermain Garuda Muda.
Melihat materi pemain yang dibawa ke SEA Games 2025, peluang Indonesia merebut medali emas dinilai terbuka lebar. Hampir di setiap lini, pilihan pemain menghadirkan persaingan ketat.
Di posisi penjaga gawang, Cahya Supriadi, Daffa Fasya, dan Muhammad Ardiansyah menjadi tiga kandidat utama.
Lini depan tak kalah tajam lewat nama Mauro Zijlstra, Jens Raven, serta Hokky Caraka, yang siap bersaing memperebutkan tempat inti.
Pemain diaspora memberi kontribusi pada peningkatan kualitas teknis dan variasi gaya main, sebuah elemen yang selama ini kerap jadi pembeda dalam turnamen singkat seperti SEA Games.
Tak bisa dipungkiri, kehadiran Indra Sjafri kembali memunculkan rasa percaya diri besar.
Baca Juga: Sumardji Pastikan Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan Segera Gabung Timnas Indonesia U-22
Pelatih yang dikenal piawai menangani kelompok umur itu memiliki rekam jejak yang sulit dibantah.
Indra pernah membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan 2024, lalu merebut Piala AFF U-22 2019 serta medali emas SEA Games 2023.
Dengan modal pengalaman tersebut, kombinasi antara pemain lokal dan lima penggawa keturunan menjadi aset berharga dalam misi mempersembahkan emas bagi Merah Putih.
Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup C bersama Myanmar dan Filipina.
Laga perdana melawan Filipina dijadwalkan pada 8 Desember 2025, disusul duel kontra Myanmar pada 12 Desember 2025. Hanya juara grup yang berhak melangkah otomatis ke semifinal.
Jika lolos, Indonesia berpotensi bertemu Thailand atau Vietnam—dua raksasa Asia Tenggara yang kerap menjadi batu sandungan.
Meski tantangannya berat, sejarah baru yang ditorehkan skuad 2025 memberi modal mental yang kuat.
Dengan komposisi pemain paling variatif dalam dua dekade terakhir, Garuda Muda punya kesempatan besar untuk kembali membawa pulang medali emas SEA Games.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Diam-diam Justin Hubner Terbang! Update Nilai Pasar Pemain Keturunan Indonesia di Eropa
-
Pengalaman Eropa di Kantong, Cyrus Margono Bisa Jadi Aset Klub BRI Liga 1
-
SEA Games 2025: Siapa Saja 4 Pemain Abroad Andalan Timnas U-22?
-
Media Luar Negeri Puji Skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Tamu Kehormatan Negara, Thailand Janji Sambut Hangat Peserta SEA Games 2025
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Ini Alasan Sebenarnya Mathew Baker Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Kaget Lihat Performa Marselino Ferdinan, John Herdman: Saya Benar-benar Melihat...
-
Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain
-
Rizky Ridho Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday Juni 2026
-
Hasil Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Bantai Myanmar
-
Sosok 'Pemain Super' Piala Dunia Berdasarkan Statistik: Sundulan Klose, Visi Modric, Skill Messi
-
Dari Messi hingga Maradona, Ini Pemain dengan Caps Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
-
Resmi Pensiun, James Milner Tulis Pesan Menyentuh untuk Leeds United
-
Belum Ada Pembicaraan Konkret, Gelandang Napoli Antonio Vergara Batal ke Tottenham?