-
Timur Kapadze menolak tawaran PSSI untuk melatih Timnas U-23.
-
PSSI gagal gaet Kapadze untuk target lolos Olimpiade 2028.
-
Kapadze memilih melatih klub Uzbekistan, FC Navbahor di Liga Super.
Melihat rekam jejaknya, PSSI menilai Kapadze merupakan sosok yang paling sesuai untuk merealisasikan target sulit tersebut.
Sayangnya, meski Kapadze dinilai ideal, tawaran tersebut tetap ditolak oleh sang pelatih.
Penolakan Kapadze kini membuat PSSI harus kembali memutar otak untuk mencari arsitek yang tepat.
Keputusan Kapadze untuk menolak Indonesia didampingi oleh langkah profesional berikutnya yang cepat.
Pelatih kelahiran 1981 tersebut dilaporkan langsung menyepakati kontrak dengan klub asal Uzbekistan, FC Navbahor.
FC Navbahor merupakan tim yang berkompetisi di Liga Super Uzbekistan, kasta tertinggi sepak bola di negara tersebut.
Kesepakatan ini mengakhiri spekulasi tentang masa depan Kapadze setelah ia disebut-sebut kembali dari Indonesia.
"Mantan pelatih timnas Uzbekistan Timur Kapadze akan memimpin klub Liga Super Navbahor."
Klub tersebut secara resmi mencapai kesepakatan dengan Kapadze segera setelah proses kepulangannya.
Baca Juga: Bukan Eropa, Jeje Sebut Pelatih Korea atau Jepang Paling Cocok untuk Timnas Indonesia
"Klub tersebut mencapai kesepakatan dengan sang pelatih setelah kepulangannya dari Indonesia," tutup laporan dari media Upl.Uz.
Dengan demikian, Kapadze resmi melanjutkan karirnya di kompetisi domestik Uzbekistan bersama FC Navbahor.
PSSI kini harus bergerak cepat mencari alternatif pelatih lain untuk mengamankan tiket menuju Olimpiade 2028 bagi Timnas U-23.
Tugas berat menanti pelatih selanjutnya untuk mempersiapkan Timnas U-23 agar mampu bersaing di level Asia.
Target ambisius PSSI agar Garuda Muda lolos ke Olimpiade merupakan prioritas yang harus dipertahankan.
Keputusan Kapadze ini menjadi kabar terbaru dalam dinamika perburuan pelatih Timnas Indonesia.
Navbahor berharap sentuhan Kapadze dapat membawa tim mereka meraih prestasi tertinggi di Liga Super.
Pencarian pelatih baru untuk Timnas U-23 Indonesia menjadi fokus utama PSSI di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper