- Pengundian Piala Dunia 2026 dijadwalkan pada Jumat, 5 Desember waktu setempat, disiarkan Sabtu dinihari WIB.
- Rio Ferdinand dan Samantha Johnson memimpin acara, didukung oleh banyak bintang olahraga internasional ternama.
- Meskipun di Pot 1, Timnas Inggris dikhawatirkan bertemu lawan kuat seperti Uruguay, Skotlandia, dan Ghana.
Suara.com - FIFA resmi mengumumkan rangkaian lengkap acara drawing Piala Dunia 2026 yang akan digelar Jumat, 5 Desember waktu setempat atau pukul 00:00 dinihari WIB.
Hajatan besar ini dipastikan menjadi salah satu undian paling megah sepanjang sejarah Piala Dunia, dengan deretan legenda olahraga hingga selebritas internasional yang akan tampil.
Eks bek Manchester United, Rio Ferdinand, dipilih sebagai pemimpin jalannya undian bersama presenter Samantha Johnson.
Mereka akan didampingi ikon-ikon olahraga dunia seperti Tom Brady (legenda American Football), Wayne Gretzky (legenda hoki es), Aaron Judge (bintang MLB), serta Shaquille O'Neal (legenda NBA).
Eli Manning, legenda American Football lainnya, akan memandu sesi karpet merah.
“Piala Dunia adalah panggung terbesar, dan saya bangga menjadi bagian dari drawing,” ujar Shaquille O’Neal.
Acara utama akan dipandu komedian kenamaan AS, Kevin Hart, bersama supermodel internasional Heidi Klum. Aktor Danny Ramírez juga akan memandu interaksi langsung dari tengah penonton.
FIFA turut menghadirkan penampilan mega bintang internasional seperti Robbie Williams, Nicole Scherzinger, dan Andrea Bocelli yang akan tampil langsung di panggung Kennedy Center.
Grup Neraka di Piala Dunia 2026
Baca Juga: Timnas Inggris Bidik Piala Dunia 2026, Tuchel Tak Gentar Andai Bertemu Jerman
Menjelang drawing fase grup, kekhawatiran justru menyelimuti pendukung Timnas Inggris. Meski The Three Lions berada di Pot 1 bersama Argentina, Prancis, dan Spanyol, skenario terburuk tetap menghantui mereka.
Skenario Terburuk Inggris
Inggris berpotensi satu grup dengan:
Uruguay (Pot 2): tim penuh pengalaman Eropa, agresif dan sulit dikalahkan.
Skotlandia (Pot 3): rival abadi yang menghadirkan tekanan psikologis besar.
Ghana (Pot 4): tim cepat, eksplosif, dan memiliki banyak pemain Premier League.
Berita Terkait
-
Timnas Inggris Bidik Piala Dunia 2026, Tuchel Tak Gentar Andai Bertemu Jerman
-
Usia 39 Tahun, Manuel Neuer Masih Mantap Tolak Kembali Bela Timnas Jerman
-
SEKALI KLIK Link Streaming Persib Bandung vs Borneo FC Malam Ini
-
Piala Dunia 2026 Siap Diundi: Fakta, Statistik, dan Kekuatan 42 Negara Peserta
-
Gabriel Batistuta Yakin Argentina Bisa Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cara Unik Phil Foden Lepas Tekanan di Manchester City: Mancing Mania, Mantab!
-
Ivan Zamorano Bongkar Kelemahan Arsenal, Inter Milan Bukan Tim Kelas Dua
-
Marseille Ingin Pinjam Ethan Nwaneri, Ini Dua Syarat Tak Boleh Ditawar-tawar dari Arsenal
-
Bukan Carrick Ball, Ternyata Ini Strategi Manchester United Saat Tekuk Manchester City
-
Link Live Streaming Inter Milan vs Arsenal: Jaminan Laga Sengit di Giuseppe Meazza
-
Di Balik Gemilang Eberechi Eze, Ada Cinta Istri yang Menjaganya Tetap Membumi
-
Link Live Streaming Bodo/Glimt vs Manchester City: Tantangan Berat The Citizen
-
Diming-imingi Duit Banyak, Romelu Lukaku Pilih Setia dengan Napoli
-
Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib
-
Dituding Tak Hormati Lawan, Dominik Szoboszlai: Saya Akan Melakukan Hal yang Sama