- Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyatakan 48 jam terakhir menjadi periode terburuknya karena minim dukungan internal.
- Maresca mengeluhkan kurangnya dukungan setelah tim gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan beruntun terakhir.
- Pernyataan tersebut memicu spekulasi mengenai masa depan Maresca, menyusul ketegangan dengan hierarki klub termasuk Eghbali.
Suara.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menjadi sorotan tajam usai melontarkan pernyataan kontroversial yang menyebut 48 jam terakhir sebagai periode terburuknya sejak menangani The Blues.
Alasan di balik ledakan emosinya akhirnya terungkap, ketegangan dengan jajaran petinggi klub.
Manajer asal Italia itu memicu spekulasi besar terkait masa depannya di Stamford Bridge setelah mengeluhkan kurangnya dukungan terhadap dirinya dan skuad Chelsea, di tengah rentetan hasil buruk tanpa kemenangan dalam empat pertandingan beruntun.
Meski tidak menyebut nama secara langsung, pernyataan Maresca diyakini mengarah ke hierarki klub, termasuk pemilik saham mayoritas Chelsea, Behdad Eghbali.
Dalam wawancara pasca kemenangan 2-0 atas Everton, Maresca secara mengejutkan menyebut hari-hari sebelumnya sebagai yang paling berat sepanjang masa kepelatihannya di London.
“Sejak saya datang ke klub ini, 48 jam terakhir adalah yang terburuk. Banyak orang tidak mendukung saya dan tim,” ujar Maresca seperti dilansir dari The Sun.
Ketika ditanya apakah yang dimaksud adalah kurangnya dukungan internal, ia hanya menjawab singkat, “Secara umum,” sambil menegaskan hubungannya dengan suporter tetap sangat baik.
Pernyataan tersebut dinilai muncul di momen yang sensitif.
Behdad Eghbali diketahui sedang berada di luar negeri dan jarang absen menyaksikan laga Chelsea. Ia dijadwalkan kembali ke London saat periode Natal, di tengah situasi klub yang kembali memanas.
Baca Juga: Arne Slot Wajib Tahu! Mohamed Salah Pecahkan Rekor Premier League, Lampaui Wayne Rooney
Biasanya, Maresca melakukan evaluasi pertandingan langsung dengan Eghbali dan jajaran direktur olahraga setelah laga. Namun, belum jelas apakah pertemuan itu terjadi usai kemenangan atas Everton.
Ini bukan kali pertama Maresca berselisih pandangan dengan manajemen Chelsea.
Pada awal pramusim, ia secara terbuka meminta klub mendatangkan bek tengah baru setelah Levi Colwill mengalami cedera ACL.
Namun, permintaan itu ditolak oleh direktur olahraga, dan Maresca akhirnya mengalah.
Sejarah Chelsea di era kepemilikan Todd Boehly dan Behdad Eghbali juga penuh gejolak.
Thomas Tuchel dipecat setelah konflik internal, disusul Mauricio Pochettino yang dilepas usai evaluasi musim panas, meski membawa stabilitas performa.
Pihak Chelsea berusaha meredam isu konflik, menyebut pernyataan Maresca sebagai luapan emosi setelah tekanan besar dan hasil buruk, termasuk kekalahan menyakitkan dari Atalanta di kompetisi Eropa.
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
Arne Slot Wajib Tahu! Mohamed Salah Pecahkan Rekor Premier League, Lampaui Wayne Rooney
-
Mikel Arteta Ngamuk Usai Arsenal Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
-
Arsenal Menang Beruntung, Kemampuan Viktor Gyokeres Makin Diragukan, Bakal Dibuang?
-
Enzo Maresca Ngamuk Usai Chelsea Menang, Sebut 48 Jam Terburuk, Ada Apa?
-
Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris: Arsenal Raih Tiga Poin Dramatis
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti