- Jordi Cruyff menjadi direktur teknik Ajax dengan fokus utama pengembangan pemain muda melalui jalur terintegrasi.
- Ia menolak pembelian mahal pemain muda, mengutamakan pembinaan internal dan pematangan talenta akademi klub.
- Cruyff akan mengintegrasikan data modern sebagai pendukung keputusan, didampingi pelatih ambisius dan mantan pemain Ajax.
Suara.com - Kedatangan Jordi Cruyff ke Ajax diperkirakan akan membawa dampak signifikan bagi arah kebijakan klub, khususnya dalam struktur organisasi dan pengembangan pemain muda.
Hal tersebut diungkapkan jurnalis De Telegraaf, Mike Verweij, yang menilai kehadiran Cruyff berpotensi membuka kembali pintu bagi sejumlah mantan pemain Ajax yang sempat menjauh dari klub.
Jordi Cruyff, yang segera memulai perannya sebagai direktur teknik Ajax, memiliki visi utama bahwa akademi dan pemain muda merupakan fondasi masa depan klub.
Ia ingin membangun jalur pengembangan yang jelas dan terintegrasi, meniru model FC Barcelona yang menghubungkan tim U-19 (Juvenil A), tim cadangan (Barça B), hingga tim utama.
Menurut Verweij, melalui sistem tersebut Jordi Cruyff ingin memastikan talenta terbaik Ajax bisa naik level dengan cepat dan tepat menuju tim utama.
Model ini sebelumnya telah ia terapkan dengan sukses di Maccabi Tel Aviv, klub yang pernah menjadi tempat Peter Bosz bekerja dan meraih hasil positif.
Salah satu prinsip utama Jordi Cruyff adalah menolak transfer mahal untuk pemain muda.
Ajax di bawah arahannya tidak akan menghabiskan dana besar untuk pemain berusia 18 hingga 21 tahun dengan nilai transfer 15 hingga 20 juta euro.
Fokus klub akan kembali pada pembinaan internal dan pematangan talenta dari akademi.
Baca Juga: Tarik Muharemovic: Tandem Jay Idzes yang Bersinar Lawan Bologna
Menariknya, kekhawatiran sebagian pihak bahwa Jordi Cruyff akan bersikap terlalu konservatif seperti sang ayah, Johan Cruyff, disebut tidak terbukti.
Dalam berbagai diskusi internal, Jordi justru menunjukkan keterbukaan terhadap penggunaan data modern dalam sepak bola.
Namun, data tersebut diposisikan sebagai alat pendukung, bukan penentu utama dalam pengambilan keputusan.
Cruyff disebut ingin menerapkan pendekatan unik di seluruh level tim muda Ajax.
Setiap tim akademi diharapkan memiliki pelatih muda yang ambisius dan paham analisis data, sekaligus didampingi oleh mantan pemain Ajax yang memahami filosofi klub.
Lebih luas lagi, Jordi Cruyff ingin membuka ruang yang lebih besar bagi mantan pemain dalam struktur organisasi Ajax, sejalan dengan semangat Johan Cruyff.
Berita Terkait
-
Tarik Muharemovic: Tandem Jay Idzes yang Bersinar Lawan Bologna
-
John Herdman Berpotensi Bawa 3 Asisten, Ini Prediksi Namanya
-
Bagaimana Nasib Posisi Penasihat Teknis Timnas Indonesia Jika Jordi Cruyff ke Ajax Amsterdam?
-
John Herdman Lagi Liburan, Kapan Diperkenalkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia?
-
Jordi Cruyff Hengkang dari Jajaran PSSI, Timnas Indonesia Masuki Era Baru?
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Italia vs Bosnia di Playoff Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Ungkap Perbedaan 3 Pelatih Timnas, Herdman Disebut Paling Detail
-
Dampak Polemik Paspor, Dean James Diparkir dari Latihan Go Ahead Eagles
-
Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!
-
Jadwal Padat Timnas Indonesia Usai Jadi Runner Up FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Akui Dony Tri Pamungkas Layak Merumput di Eropa
-
Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, dan Beckham Putra Bikin John Herdman Geleng-geleng
-
Maarten Paes Bikin Media Belanda Heran dengan Lonjakan Kariernya di Ajax dan Timnas Indonesia
-
Kevin Diks Jadi Sasaran Kritik Imbas Beri Penalti ke Bulgaria di FIFA Series 2026
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa