-
Jay Idzes tampil solid membantu Sassuolo menahan imbang Bologna dengan skor akhir 1-1.
-
Media Italia memberikan rating tertinggi bagi Jay Idzes karena statistik pertahanan yang sangat impresif.
-
Bek Timnas Indonesia ini telah bermain sebanyak lima belas kali sebagai starter di Serie A.
Pemain yang lahir di Mierlo tersebut juga membukukan dua tekel bersih serta dua intersepsi penting selama laga.
Ketangguhan Idzes dalam membaca arah serangan musuh membuat area penalti Sassuolo menjadi sangat sulit ditembus.
Rekan duetnya di jantung pertahanan memberikan apresiasi tinggi atas komunikasi yang mereka bangun sepanjang sembilan puluh menit.
Performa luar biasa yang ditunjukkan oleh Idzes juga tidak luput dari pengamatan tajam media olahraga Italia.
Tutto Sassuolo memberikan penghargaan berupa nilai tujuh kepada pemain yang kini menjadi idola baru di Indonesia.
Angka tersebut merupakan penilaian tertinggi yang diberikan kepada penggawa Sassuolo dalam pertandingan pekan ketujuh belas tersebut.
Media setempat memberikan perumpamaan yang unik untuk menggambarkan kekuatan fisik serta kegigihan kedua bek sentral itu.
“Idzes dan Muharemovic adalah dua anjing mastiff Neapolitan yang menjaga area penalti Neroverdi,” tulis media tersebut.
Ulasan tersebut juga menyoroti kerja sama apik antara Idzes dan Cande dalam menghalau bola tepat di garis gawang.
Baca Juga: Pengamat Desak FC Utrecht, Ungkap Cara Terbaik Selamatkan Karier Miliano Jonathans
“Dia melakukan sapuan bola yang jelas dari garis gawang bekerja sama dengan Cande dan mahir merebut beberapa bola dari penyerang lawan.”
Ketajaman Idzes dalam merebut bola dari kaki penyerang Bologna terbukti sangat efektif meredam agresivitas tim tuan rumah.
Sejak resmi bergabung pada pertengahan tahun 2025 Idzes memang langsung menjelma menjadi pilihan utama tim pelatih.
Hingga saat ini ia tercatat sudah mengumpulkan lima belas penampilan di kasta tertinggi Liga Italia musim ini.
Statusnya sebagai pemain inti yang tak tergantikan membuktikan bahwa kualitas sang bek memang berada di level elit.
Konsistensi yang ia tunjukkan di lapangan hijau membuat nilai tawarnya di bursa transfer pemain semakin meningkat pesat.
Berbagai rumor kini mulai beredar mengenai minat klub-klub besar Italia lainnya untuk meminang jasa pemain berusia 25 tahun itu.
Kehadiran Idzes di Serie A bukan sekadar pelengkap namun telah menjadi elemen vital bagi stabilitas pertahanan klub.
Dukungan dari suporter Indonesia terus mengalir deras seiring dengan prestasi individu yang ia torehkan di ranah internasional.
Harapannya penampilan stabil ini dapat terus terjaga demi membantu Sassuolo merangkak naik ke papan atas klasemen sementara.
Idzes kini dipandang sebagai salah satu bek Asia paling menjanjikan yang sedang berkarier di benua biru saat ini.
Keberhasilannya beradaptasi dengan cepat di lingkungan sepak bola Italia yang sangat taktis patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya.
Pertandingan melawan Bologna ini menjadi bukti nyata bahwa Jay Idzes telah siap menghadapi penyerang top kelas dunia.
Perjalanan karier sang pemain diprediksi akan semakin cemerlang seiring bertambahnya jam terbang di kompetisi sepak bola paling kompetitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual
-
Kanada Bukan Sekadar Tuan Rumah! Jesse Marsch Sebut Anak Asuhnya Pahlawan Negara
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan