- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers (24), resmi bergabung dengan agensi Lian Sports Group dua hari lalu.
- Langkah ini diambil karena Hilgers minim bermain dan kontraknya di FC Twente berakhir 30 Juni 2026.
- Agensi baru ini diharapkan memfasilitasi transfer Hilgers ke klub Eropa setelah pulih dari cedera serius.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari bek andalan Timnas Indonesia, Mees Hilgers, yang baru saja mengambil keputusan strategis demi menyelamatkan masa depan kariernya di Eropa.
Pemain berusia 24 tahun tersebut secara resmi mengumumkan telah bergabung dengan agensi pemain ternama dunia, Lian Sports Group.
Keputusan ini menjadi sorotan tajam karena menempatkan Hilgers dalam satu naungan manajemen yang sama dengan bintang Liverpool dan Timnas Italia, Federico Chiesa.
Pengumuman kerja sama ini disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi @liansports dua hari lalu, yang menyambut hangat kedatangan sang bek ke dalam keluarga besar mereka.
Selain Chiesa, agensi raksasa ini juga menaungi deretan nama besar sepak bola dunia lainnya, termasuk gelandang elegan eks Juventus dan Barcelona, Miralem Pjanic.
Langkah berani Hilgers berpindah agensi dinilai sebagai upaya serius untuk mencari jalan keluar dari situasi pelik yang tengah dihadapinya di FC Twente.
Seperti diketahui, kontrak pemain keturunan Manado ini bersama klub Eredivisie tersebut akan segera kadaluarsa pada 30 Juni 2026 mendatang.
Masa depannya di Twente menjadi tanda tanya besar setelah ia sama sekali belum mencatatkan menit bermain sepanjang musim kompetisi 2025/2026 berjalan.
Kondisi ini diperparah dengan cedera serius robek ligamen cruciate yang membekapnya, menghambat rencana kepindahannya ke klub lain yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Miliano Jonathans Nyaris Jadi Rekan Setim Mees Hilgers, Batal Gara-gara Permintaan Aneh
Bergabungnya Hilgers dengan agensi sekelas Lian Sports diharapkan dapat membuka pintu negosiasi yang lebih luas dengan klub-klub top Eropa saat bursa transfer dibuka.
Jaringan luas yang dimiliki agensi baru ini menjadi modal berharga bagi Hilgers untuk menemukan pelabuhan baru dan membangkitkan kembali performanya pasca pulih dari cedera.
Meski sedang dalam masa sulit, rekam jejak Hilgers sebagai produk asli akademi FC Twente tetap terbilang solid.
Sejak promosi ke tim senior pada tahun 2020, ia telah membukukan total 132 penampilan dengan kontribusi empat gol dan dua assist di berbagai ajang.
Kini, publik sepak bola Tanah Air menanti apakah "tangan dingin" agensi Federico Chiesa ini mampu membawa Mees Hilgers kembali bersinar di level tertinggi.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
Terkini
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa