- Manchester United resmi memecat Ruben Amorim karena performa tim yang stagnan di peringkat enam Premier League dan menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih sementara.
- Darren Fletcher adalah legenda klub dan pelatih tim U-18 yang dinilai memahami DNA Manchester United, sehingga dipercaya memimpin tim melawan Burnley.
- Manajemen berharap pergantian pelatih ini dapat memperbaiki performa tim di sisa musim dan memberikan hasil maksimal di kompetisi domestik.
Suara.com - Kursi panas pelatih Manchester United kembali memakan korban setelah manajemen klub secara resmi mengumumkan pemecatan Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026).
Keputusan berat ini diambil manajemen menyusul stagnasi performa tim yang tertahan di peringkat keenam klasemen Premier League, posisi yang dinilai tidak ideal bagi klub sekelas United.
Di tengah guncangan ini, satu nama familiar muncul ke permukaan untuk mengambil alih kendali sementara skuad Setan Merah yakni Darren Fletcher, sebagaimana menyitat Telegprah, Senin (5/1/2026).
Sosok Fletcher bukanlah orang asing di Old Trafford; ia adalah legenda hidup klub yang selama ini bekerja di balik layar membina talenta muda sebagai pelatih tim U-18.
Pria asal Skotlandia ini ditunjuk langsung oleh manajemen untuk memimpin Bruno Fernandes dan kawan-kawan dalam laga tandang melawan Burnley pada Rabu mendatang.
Lantas, siapa sebenarnya Darren Fletcher dan mengapa ia dipercaya memegang tanggung jawab besar ini di masa transisi?
Fletcher adalah produk asli akademi Manchester United yang menghabiskan sebagian besar karier bermainnya sebagai gelandang petarung di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.
Selama berseragam Setan Merah, ia dikenal sebagai pemain yang memiliki etos kerja tinggi, disiplin taktik, dan mentalitas juara yang kental—kualitas yang kini sangat dibutuhkan oleh skuad United yang sedang goyah.
Setelah gantung sepatu, Fletcher kembali ke United dan meniti karier kepelatihan dari level akademi hingga sempat menjabat sebagai Direktur Teknik sebelum kembali fokus ke lapangan hijau bersama tim U-18.
Baca Juga: Hasil dan Update Klasemen Liga Inggris: Manchester City Gagal Kalahkan Chelsea
Pengalamannya menangani pemain muda dan pemahamannya yang mendalam tentang "DNA United" menjadi alasan kuat mengapa ia dianggap sosok paling tepat untuk menstabilkan ruang ganti saat ini.
Pihak klub dalam pernyataan resminya berharap perubahan ini dapat memberikan peluang terbaik bagi tim untuk finis di posisi setinggi mungkin di Premier League.
"Ruben ditunjuk pada November 2024 dan memimpin tim ke Final Liga Europa UEFA di Bilbao pada bulan Mei," tulis pernyataan resmi klub mengenang kontribusi Amorim.
"Klub ingin berterima kasih kepada Ruben atas kontribusinya kepada klub dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya," lanjut pernyataan tersebut.
Tugas berat kini menanti Fletcher, yang harus segera membangkitkan moral pemain dalam waktu singkat sebelum menghadapi Burnley.
Publik Old Trafford tentu berharap sentuhan sang mantan gelandang bisa membawa angin segar dan mengembalikan karakter bertarung Manchester United yang sempat hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia